#narapidana#narkoba#beritalambar#modalusaha

Mantan Napi Narkoba akan Diberi Modal Usaha

( kata)
Mantan Napi Narkoba akan Diberi Modal Usaha
Kasat Narkoba Polres Lambar Iptu Junaidi. Lampost.co/Eliyah

LIWA (Lampost.co) -- Sat Narkoba Polres Lampung Barat berencana akan menggandeng Badan Penyuluh Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) untuk menjalin kerja sama penyuluhan narkoba kepada para mantan napi narkoba di wilayah hukum Polres setempat.

Kasat Narkoba Polres Lambar Iptu Junaidi mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, Minggu, 27 Oktober 2019, mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan menginventariser atau mendata para mantan napi narkoba di Lampung Barat dan Pesisir Barat.

Setelah data itu didapatkan maka pihaknya akan mengumpulkanya lalu memberikan penyuluhan tentang larangan dan bahaya narkoba. Setelah diberi penyukuhan itu, pihaknya bekerjasama dengan BP4K akan memberikan bantuan modal usaha sesuai kebutuhanya. Misalnya usahanya bidang pertanian akan diberi bantuan bidang pertanian atau bidang perikanan maka akan diberi bantuan dibidang perikanan dan lainya.

Program ini menurutnya, adalah program inovasi pihaknya untuk pencegahan atau antisipasi bagi para mantan napi narkoba dengan tujuan agar mereka tidak mengulangi penyalahgunaan narkoba lagi. Untuk mensukseskan usahanya agar kegiatanya bisa berjalan dengan baik maka pihaknya bekerjasama dengan BP4K juga akan memantau dan memonitoring usahanya. "Dalam waktu dekat program inovasi ini akan kita lonchingkan. Kita akan undang seluruh mantan napi narkoba untuk diberi penyuluhan tentang narkoba. Setelah itu mereka diberi modal usaha," kata Junaidi.

Program ini dilaksanakan tujuanya adalah untuk upaya pencegahan agar tidak mengulanginya lagi. Melalui kegiatan penyuluhan dan bantuan modal usaha itu maka diharapkan para mantan napi narkoba itu nantinya memiliki kesibukan/usaha sehingga para mantan napi narkoba itu benar-benar tidak mengulangi perbuatan yang berkaitan dengan narkoba lagi. 

Program inovasi pihaknya ini baru akan dimulai, yang kedepanya rencananya akan dijadikan sebagai kegiatan rutin dalam rangka pencegahan.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar