pilkadabandarlampungwalikota

Mantan Menkumham Kawal Gugatan Yusuf-Tulus di MK

( kata)
Mantan Menkumham Kawal Gugatan Yusuf-Tulus di MK
Mantan Mensesneg Kawal Gugatan Yusuf Kohar di MK. Lampost.co/Salda Andala


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra menjadi salah satu pengacara yang mengawal gugatan hasil pleno KPU Bandar Lampung ke Mahkamah Konstitusi dalam kasus dugaan pelanggaran terstruktur, sistematis dan massif.

Advokat yang juga mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) dan Menteri Sekretaris Negara itu akan mewakili gugatan dari pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung M. Yusuf Kohar-Tulus Purnomo.

Yusuf Kohar mengatakan, Yusril akan menjadi pengacaranya untuk kasus gugatan hasil pleno KPU Bandar Lampung ke Mahkamah Konstitusi dalam kasus terstruktur, sistematis dan massif di Bawaslu Provinsi Lampung. 

"Itu timnya sudah datang, nanti ada konferensi persnya," ujarnya di lokasi sidang TSM Bawaslu, Hotel Bukit Randu, Selasa, 22 Desember 2020.

Ia melanjutkan, upaya tersebut bukan hanya persoalan menang atau kalah. Namun, pihaknya tidak ingin APBD digunakan untuk kepentingan calon tertentu. 

Diketahui, Yusuf-Tulus menggugat hasil pleno KPU Kota Bandar Lampung yang menyatakan pasangan calon nomor urut 03 Eva Dwiana-Deddy Amarullah dengan suara 249.241.

Sementara, paslon 02 M. Yusuf Kohar-Tulus Purnomo hanya meraih 93.280 suara dan paslon 01 Rycko Menoza-Johan Sulaiman mendapat 92.428 suara.

Berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor : 001/SK/TA.YUTUBER/XII/2020 tanggal 16 Desember 2020, Yusuf-Tulus memakai 13 kuasa hukum, diantaranya Ahmad Handoko, Yeni Wahyuni,Poppy Iriani, dan Novia Anggraini.

Kemudian, R. Ananto Pratomo, Herwanto, dan Tomi Samanta, Yopi Hendro, Zainal Rachman, Rezki Wirmandi, Dina Adhareni, Gunawan, Hendra Wijaya.

Selain itu, laporan Yusuf-Tulus dengan dugaan pelanggaran administrasi TSM Pilkada masih disidangkan di Bawaslu Provinsi dengan agenda mendengarkan pernyataan saksi.
 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar