UtangIndonesia

Mampukah Indonesia Bayar Utang Senilai Rp5.940 Triliun?

( kata)
Mampukah Indonesia Bayar Utang Senilai Rp5.940 Triliun?
Ilustrasi - - Foto: MI/ Sumaryanto


Jakarta (Lampost.co) -- Bank Dunia merilis utang Indonesia pada akhir 2019 sebesar USD402,08 miliar atau sekitar Rp5.940 triliun (kurs Rp 14.775). Meski masuk sebagai 10 besar negara dengan utang terbesar, Indonesia diklaim tetap aman lantaran pengelolaan utang yang terkendali.

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi Masyita Crystallin menjelaskan kebijakan utang tidak dapat dilihat sebagai sebuah kebijakan yang berdiri sendiri.

Menurutnya, negara yang sedang membangun memiliki nilai investasi lebih tinggi dari tingkat saving-nya atau Saving-Investment Deficit.

"Dalam hal ini perbedaannya ditutup dengan utang luar negeri. Sepanjang return terhadap investasi tersebut lebih tinggi dibandingkan biaya bunga, maka sebuah negara akan mampu membayar kembali," katanya dalam keterangan yang diterima Medcom.id, Kamis, 15 Oktober 2020.

Ia menambahkan utang luar negeri sebelum pandemi digunakan untuk membiayai proyek-proyek strategis dengan tujuan untuk meningkatkan dan memeratakan pertumbuhan di seluruh pelosok. Reformasi struktural ekonomi ini dilakukan untuk memperkuat ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

"Namun, sustainability utang luar negeri perlu dijaga, dan ini bergantung pada kemampuan membayar lagi, potensi penerimaan dalam negeri dan potensi pertumbuhan ekonomi. Selain itu ada pula pertimbangan yang lebih mengarah ke debt management," jelas dia.

Selain itu, Masyita mengatakan dari keseluruhan jumlah utang luar negeri Indonesia sebagian besar, yaitu 88,4 persen merupakan utang jangka panjang. Hal ini, lanjut dia, membuat risiko fiskal Indonesia dalam jangka panjang juga masih terjaga karena beberapa alasan.

Winarko







Berita Terkait



Komentar