#Pencurian#curanmor

Maling di Bandar Lampung Tarik Pikap Mantan Bos dengan Angkot

( kata)
Maling di Bandar Lampung Tarik Pikap Mantan Bos dengan Angkot
Pelaku saat diamankan di Mapolresta Bandar Lampung. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polresta Bandar Lampung menangkap Rendy Ariansyah (26), warga Telukbetung Utara, karena mencuri mobil pikap merek Suzuki ST 150 milik mantan bosnya pada Oktober 2021 lalu.

Kanit Ranmor Polresta Bandar Lampung, Iptu Saidi mengatakan, pelaku bersama rekannya berinisial AL (25) mencuri pikap dengan cara menariknya dengan menggunakan mobil angkutan kota (Angkot). AL sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan sedang dalam pengejaran polisi.  

"Tersangka merencanakan mengambil mobil pikap karena ada pemesannya," katanya, Kamis, 27 Januari 2022.

Baca: Komplotan Maling Motor Kerap Beraksi di Bandar Lampung Dibekuk

 

Pelaku yang sudah pernah bekerja di lokasi target pencurian, kata Kanit, membuat aksi yang dilakukannya cukup mudah. Kedua pelaku melakukan aksi pencurian di Jalan KH Mas Mansyur, Rawalaut, Enggal, Bandar Lampung, pada malam hari. 

"Dalam aksinya, mereka membawa angkot bernomor polisi BE 2990 BB. Angkot itu digunakan untuk menarik mobil curiannya, agar tidak diketahui korban," ujar Iptu Saidi.

Setelah dibawa kabur, mobil tersebut dijual di Desa Karanganyar, Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). Pelaku menjual mobil tersebut seharga Rp4,5 juta dengan cara dicicil. 

"Tersangka ditangkap di rumahnya berdasarkan laporan korban dengan tanda bukti laporan LP/B/2229/X/2021/LPG/Resta Balam," kata dia. 

Dari catatan kepolisian, pelaku merupakan residivis dengan empat kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di kota Bandar Lampung.

"Pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman tujuh tahun penjara," katanya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar