Idulfitricuaca

Malam Takbiran dan Idulfitri Diperkirakan Cerah Berawan

( kata)
Malam Takbiran dan Idulfitri Diperkirakan Cerah Berawan
Foto. Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung memprediksi cuaca pada Sabtu-Minggu, 23-24 Mei 2020 atau pada malam takbiran dan pelaksanaan Hari Raya Idulfitri 1441H/2020M diperkirakan cerah berawan. Namun masyarakat diminta tetap waspadai cuaca buruk tiba-tiba terjadi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Hariyanto. Ia mengatakan bahwa secara umum pada Sabtu dan Minggu pagi, siang, dan malam diperkirakan cerah hingga berawan dan pada dini harinya berawan. Untuk suhu dikisaran 18-33 derajat celcius, dengan kekuatan angin 20 km/h dan kelembaban 65-95%.

"Secara umum kita prakirakan cerah hingga berawan. Himbauan kami kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap perubahan cuaca yang mendadak dampak yang mungkin bisa ditimbulkan," katanya kepada Lampung Post, Jumat, 22 Mei 2020.

Pemerintah pun telah mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan takbiran keliling dan tidak melakukan salat id di masjid atau di lapangan. Masyarakat diminta untuk tetap menjalankan ibadah dari rumah saja. Meskipun begitu ia mengatakan potensi bencana alam dengan cuaca yang tiba-tiba mendadak ekstrim bisa saja terjadi.

"Potensi (bencana.red) yang mungkin ada angin kencang dan pohon tumbang," katanya.

Sebelumnya BMKG Lampung merilis informasi waspada cuaca ekstrem, hujan lebat, disertai angin kencang di bulan mei 2020. Cuaca eskstrem tersebut disebabkan musim pancaroba, akibat akan adanya peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau di akhir bulan mei nanti.

Daerah dengan topografi tinggi, Seperti Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus berpotensi Longsor, selain itu juga kabupaten lain berpotensi Banjir Bandang,  dan genangan karena adanya perubahan topografi dan kondisi drainase.

Kemudian, ada juga potensi puting beliung di beberapa daerah, yang memiliki rekam jejak munculnya angin tersebut. Semua informasi yang ada sudah koordinasikan dengan BPBD di tiap daerah, agar adanya kesiapan dan pencegahan. Adapun daerah yang berpotensi longsor dan banjir yakni Tanggamus, Pesawaran, Pesisir Barat dan Lampung Barat.

Sementara potensi puting beliung ada di Lampung Timur, Lampung Selatan, Tulangbawang, Tulangbawang Barat dan Lampung Tengah. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar