#ketahananpangan#maki

MAKN Dukung Penuh Ketahanan Pangan Nasional

( kata)
MAKN Dukung Penuh Ketahanan Pangan Nasional
Sultan Skala Bkhak SPDB Edward Syah Pernong (keempat kanan) berfoto dengan pengurus Masyarakat Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) usai rapat terbatas di Paragon Hotel Solo. Istimewa


Solo (Lampost.co) -- Majelis Adat Keraton Nusantara (MAKN) siap bersinergi dan mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Hal tersebut menjadi benang merah dalam rapat terbatas MAKN dengan tema "Dengan jiwa dan semangat pahlawan bangsa, kita sukseskan ketahanan pangan dan ketahanan budaya sebagai benteng NKRI" yang diikuti perwakilan keraton se-Indonesia di Paragon Hotel Solo.

Program Ketahanan Pangan yang dilakukan pemerintah bertujuan menjaga ketersediaan pangan agar masyarakat luas dengan mudah dapat mengaksesnya.

Ketua Harian MAKN KPH Eddy Wirabumi menungkapkan pihaknya siap bersinergi untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional melalui mengembangkan tanaman unggulan selain padi. "Kami memberdayakan anggota MAKN mengembangkan tanaman unggulan selain padi di wilayah adat masing-masing. Seperti dilakukan Keraton Sumenep yang mengembangkan jagung," ujarnya usai ratas, Minggu malam, 25 Oktober 2020.

Nantinya, MAKN akan mengembangkannya di masing-masing di kerajaaan di seluruh Nusantara dengan tanaman unggulan selain padi, seperti di Sumenep dengan jagung. Di Jawa Tengah juga ada talas, gembili maupun pala pendem, dan lainnya.

"Saat ini dengan melibatkan anggota MAKN, sedang menyiapkan lahan seluas 142 ribu hektare yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Bima, Dompu, dan sekitarnya," katanya. 

MAKN memiliki beberapa program yang bisa disinergikan untuk mendukung ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Program tersebut, di antaranya memberdayakan para petani padi di NKRI dan pelatihan cara pembuatan pupuk hayati dengan bahan yang ada di sekitar petani. Kemudian penyuluhan cara menyuburkan tanah, dosis, dan waktu pemupukan.

Tak heran jika MAKN bisa menjadi mitra bagi pemerintah dan dapat mendukung kinerja Kementerian Pertanian dalam penyediaan komoditas pangan nonberas lainnya. "Kami (MAKN) merupakan mitra yang sangat strategis pemerintah karena kami ada sebelum lahirnya NKRI," ujarnya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar