#oasis#makanan#depresi

Makanan dan Depresi Remaja

( kata)
Makanan dan Depresi Remaja
Foto dok

STUDI terbaru menunjukkan makanan cepat saji dan pola makan nabati yang rendah berkontribusi terhadap depresi remaja. Padahal masa remaja identik dengan sikap menantang dan perubahan suasana hati yang dramatis.

Tim peneliti dari Universitas Alabama di Birmingham menganalisis urine sekelompok pelajar sekolah menengah. Dari sampel tersebut, ditemukan kadar natrium yang tinggi dan kadar kalium yang rendah. Adapun kadar kalium rendah mengindikasikan pola makan yang jarang mengonsumsi buah dan sayuran. Penelitian menekankan kadar kalium yang tinggi diyakini berdampak pada tingkat depresi.

Depresi di kalangan remaja dilaporkan meningkat. Analisis data nasional menunjukkan tingkat depresi pada usia 12—17 tahun, melonjak 52% sepanjang periode 2005 hingga 2017. Tekanan psikologis dan keinginan bunuh diri para remaja selama setahun terakhir lebih tinggi 63% dibanding dengan kalangan dewasa muda dan tua. 

MI



Berita Terkait



Komentar