#autopsi#beritalampunf

Makam Dibongkar, Polda Autopsi Jasad Bocah yang Minum Racun

( kata)
Makam Dibongkar, Polda Autopsi Jasad Bocah yang Minum Racun
Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, membongkar makam HS, Rabu, 24 Februari 2021. Lampost.co/Djoni


Sukadana (Lampost.co) – Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, membongkar makam HS, Rabu, 24 Februari 2021. Hal itu untuk mengautopsi jasad bocah perempuan berusia lima tahun di Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung yang meninggal dunia akibat minum racun, pada Selasa, 5 Januari 2021 lalu.

Pelaksanaan autopsi dimulai sekitar pukul 11.15 WIB dengan diawali membongkar makam HS, di Dusun I Jodipati, Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung. Satu jam kemudian, Tim Forensik yang dipimpin Jins Ferdinand Possible didamping Dedi melakukan autopsi.

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, AKP Faria Arista, menjelaskan autopsi tersebut untuk mengetahui dan melengkapi proses penyelidikan agar mengetahui penyebab kematian korban. 

“Pada pelaksanaan autopsi ini Tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung mengambil sampel dari bagian tubuh jasad untuk diuji di laboratorium,” kata AKP Faria Arista.

Dia melanjutkan, berdasarkan penyelidikan sementara, kematian HS akibat bunuh diri satu keluarga. Namun, dugaan sementara bunuh diri itu dilakukan ayah korban yaitu TH yang mengajak dua anaknya untuk meminum racun. Sedangkan dari tindakan itu, TH selamat sedangkan anaknya, HS meninggal dunia.

Untuk itu, Polres Lamtim saat ini masih melakukan observasi terhadap TH. Sebab, berdasarkan pengamatan, TH mengalami depresi sehingga masih sulit diajak berkomunikasi.

Untuk memastikan kondisi kesehatan dan kejiwaan TH itu, pihaknya pun berkoordinasi dengan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung guna melakukan observasi kejiwaan. 

“Kami masih menunggu jadwal dari rumah sakit jiwa, karena sampai saat ini bangsal perawatan di rumah sakit masih penuh,” kata AKP Faria.

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga di Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung terdiri dari ayah TH (35) dan dua anaknya, IH (10) dan HS (5) melakukan percobaan bunuh diri.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar