#jokowi#survei

Mahfud Tegaskan Pemerintah Terus Evaluasi Kinerja 

( kata)
Mahfud Tegaskan Pemerintah Terus Evaluasi Kinerja 
Menkopolhukam Mahfud MD. (Medcom.id/Theo)


Jakarta (Lampost.co) -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menegaskan pemerintah terus mengevaluasi kinerja. Pemerintah juga memakai hasil survei dari lembaga kredibel untuk memperbaiki diri.
 
"Kami selalu mendiskusikan langkah-langkah perbaikan," kata Mahfud dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia secara virtual, Senin, 11 Juli 2022.
 
Mahfud mengatakan hasil survei lembaga kredibel mencerminkan persepsi publik yang akurat. Dia bersyukur pandangan publik kepada pemerintah tidak statis namun sesuai dinamika kinerja pemerintahan.

Mahfud mencontohkan hasil survei Indikator Politik Indonesia pada April 2022. Kala itu, kepuasan publik menurun akibat beberapa isu.
 
"Kalau dari ekonomi, waktu itu masalah harga minyak. Kalau dari politik, ada isu penundaan pemilu," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.
 
Lantas, pemerintah menjadikan hasil survei itu sebagai salah satu bahan evaluasi. Pemerintah meresponsnya dengan membuat sejumlah kebijakan moncer.
 
"Setelah itu, (kepuasan publik) naik lagi. Itu sebabnya saya bilang pemerintah selalu mendiskusikan hasil survei," tutur Mahfud.

Baca juga: Kepuasan terhadap Kinerja Jokowi Merosot, Suara Parpol Pendukung Terimbas

Sebanyak 67,5 persen responden mengaku sangat puas dan cukup puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu berdasarkan survei terbaru Indikator Politik Indonesia.
 
"Terdiri dari 9,7 persen responden menjawab sangat puas dan 57,8 persen responden menjawab cukup puas," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei secara daring, Senin, 11 Juli 2022.
 
Burhanuddin mengatakan 30,2 responden menjawab kurang puas dan tidak puas sama sekali. Rinciannya, yakni 25,8 persen responden menjawab kurang puas dan 4,4 persen menjawab tidak puas sama sekali.
 
"Sedangkan 2,2 persen responden sisanya tidak tahu atau tidak menjawab," ujar dia.
 
Burhanuddin menuturkan tren kepuasan publik kepada Jokowi meningkat dibanding survei serupa pada April 2022. Kala itu, kepuasan publik menurun menjadi 59,9 persen dibanding Februari 2022 sebesar 71,7 persen.
 
Survei dilakukan terhadap 1.200 responden yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Target populasi survei adalah warga negara Indonesia yang berusia di atas 17 tahun atau sudah menikah.
 
Wawancara dengan responden dilakukan secara tatap muka oleh pewawancara yang sudah dilatih. Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar