#mahasiswa#teknokrat

Mahasiswa yang Kena Sanksi Minta SK Skorsing Dicabut

( kata)
Mahasiswa yang Kena Sanksi Minta SK Skorsing Dicabut
Kondisi Sekretariat mahasiswa Fakultas Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) di Jalan Pagar Alam Satu, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, sudah tiga bulan tidak dihuni. Salda


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ahmad Mu'fatus Sifa'i, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Angkatan 2017 yang diskorsing dua semester, menyayangkan tindakan sepihak kampus tanpa musyawarah ataupun pemberitahuan terlibih dahulu.

"Kami kaget tiba-tiba ada SK pemberhentian dan skorsing pada Februari lalu. Kami di sini seperti tidak ada orang tua bahkan seharusnya pihak kampus membina dan membimbing kami," katanya, Kamis, 15 April 2021.

Baca juga: Alasan Universitas Teknokrat 'Pecat' Tiga Mahasiswa

Ia menjelaskan pemilik lahan telah memberikan izin untuk dijadikan sekretariat tempat mahasiswa berkumpul berbagi ilmu kepada adik tingkat. Bahkan pemilik lahan tidak mempermasalahkan keberadaan mereka.

"Ya kalau memang kami menggangu seharusnya warga protes ke kami, beritahu kami. Selama ini tidak ada bentuk prostes warga tiba-tiba pihak kampus mengeluarkan SK tersebut karena aktivitas kami dianggap menggangu," ujar dia saat ditemui di sekitar kampus.

Ahmad menambahkan sudah beberapa kali ingin beraudiensi melayangkan surat bahkan mengajukan pembangunan sekretariat Tehnik Sipil, tetapi tidak pernah ditanggapi oleh pihak kampus.

"Pemilik lahan sekitar UTI berbaik hati kepada kami memberikan kami tempat sehingga kami berinisiatif untuk membangun semi permanen tempat berteduh dikala berbagi ilmu sesama perhimpunan mahasiswa tehnik sipil karena kampus tidak menyediakan sekretariat," katanya.

Ia berharap agar pihak kampus dalam hal ini Rektor UTI, Nasrullah, dapat mencabut kembali SK yang sudah dikeluarkan. Pasalnya biaya yang sudah dikeluarkan selama ini sangat besar.

"Saat ini sedang bermusyawarah kepada teman-teman yang diberikan sanksi seperti mau mengadu ke DPRD, LBH dan lainnya," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar