#lampung#polri#poldalampung

Mabes Polri Mutasi Empat Kapolres di Polda Lampung

( kata)
Mabes Polri Mutasi Empat Kapolres di Polda Lampung
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Empat kapolres di jajaran Polda Lampung mengalami pergeseran. Rolling tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri bernomor ST/3019/XI/Kep./2019 tanggal 8 November 2019 yang ditandatangani Asisten SDM Polri Irjen Eko Indra Heri.

Sejumlah perwira Polda Lampung yang dimutasi dan mendapat jabatan baru, di antaranya Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri. Saat ini menjabat sebagai kasubdit II Ditkrimsus Polda Lampung.

Selain jabatan baru, dalam surat telegram itu juga terdapat mutasi kapolres lama. Kapolres Mesuji yang dijabat AKBP Edi Purnomo digantikan AKBP Alim yang sebelumnya menjabat sebagai kasat PJR Ditlantas Polda Lampung.

Pejabat lama dipercaya menjabat sebagai kapolres Lampung Selatan. Edi Purnomo menggantikan AKBP Mohamad Sarhan yang akan menjabat sebagai wadirlantas Polda Jateng.

Lalu AKBP Wawan Setiawan yang sebelumnya menjabat kasubbagsumda Bagrenmin SSDM Polri diangkat menjadi kapolres Lampung Timur menggantikan AKBP Taufan Dirgantoro. Kapolres lama diangkat sebagai kabagbinkar ROSDM Polda Metro Jaya.

Kemudian Wadirsamapta Polda Lampung AKBP Prianto Teguh Nugroho akan mendapat jabatan sebagai gadik Utama Sespimma Sespim Lemdiklat. Jabatan yang ditinggalkan diisi AKBP Ganda MH Saragi yang sebelumnya sebagai kapolres Metro Polda Lampung. Jabatan Kapolres Metro Polda Lampung diisi AKBP Retno Prihawati.

Sementara itu untuk mengisi struktur jabatan Polres Pringsewu, Kapolda mengeluarkan surat telegram yang ditandatangani Karo SDM Kombes Novian Pranata dengan ST/825/XI/Kep./2019 tanggal 6 November 2019. Sementara surat telegram Kapolda Lampung ST/824/XI/Kep./2019 tanggal 6 November 2019 berisi susunan struktur Polres Tulangbawang Barat. Namun belum diketahui yang memimpin polres baru ini.

Terkait surat telegram ini, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad membenarkan adanya mutasi jabatan ini. Dia mengatakan mutasi jabatan ini merupakan hal biasa dalam rangka penyegaran organisasi sekaligus promosi jabatan, tour of duty, dan tour of area.

"Benar adanya surat telegram tersebut yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri," katanya.

Muharram Candra Lugina

Berita Terkait

Komentar