uniladaswati

LPPM Unila Usulkan Rumah Daswati Jadi Cagar Budaya

( kata)
LPPM Unila Usulkan Rumah Daswati Jadi Cagar Budaya
Foto. Dok


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) mengusulkan Rumah Daswati menjadi cagar budaya. Hal itu disampaikan dalam sosialisasi design revitalisasi rumah daswati.

Peneliti LPPM Unila Diana Lisa menyampaikan rumah daswati layak menjadi cagar budaya karena memiliki nilai sejarah. Untuk itu, dia membuat desain revitalisasi Rumah Daswati sebagai bentuk pengabdian.

Baca juga: Rumah Daswati Bagian Sejarah Berdirinya Lampung

Ia mengatakan, pembuatan desain tersebut telah dilakukan sejak 2019 lalu. Bahkan, desain itu telah diterima oleh pihak pemerintah provinsi Lampung. Namun, ia mengaku tidak ada kelanjutan dari usulan tersebut.

"Dalam usulan ini kami harap Rumah Daswati sebagai bangunan utama bisa menjadi museum. Kemudian sekitar diisi dengan kegiatan kebudayaan dan ekonomi kreatif lokal," kata dia, Selasa, 18 Agustus 2020.

Menurutnya, selama ini Pemerintah Provinsi Lampung terlalu memberatkan ihwal biaya untuk membeli bangunan itu. Padahal terdapat upaya lain untuk melakukan pengalihan hak fungsi bangunan itu menggunakan pasal adaptif rius.

"Pemerintah bisa melakukan pendekatan dengan pemilik rumah terkait pengelolaan bangunan, atau juga bisa memberikan pergantian pajak yang tak dibayarkan," jelasnya.

Menanggapi hal itu, Koordinator FP Daswati Arman AZ berharap pemerintah bisa menerima usulan tersebut. Karena, lanjutnya, saat ini sudah banyak bangunan bersejarah di Lampung yang tergusur atas nama pembangunan.

Menurutnya, rumah daswati layak menjadi situs cagar budaya. Banguna yang beralamat di jalan Tulangbawang, Enggal itu sempat dijadikan kantor panitia perumusan Lampung sebagai provinsi.

"Bekas mess gubernur adalah salah satu contoh bagunan bersejarah yang tergusur, jangan sampai rumah daswati juga menjadi korban pembangunan," ungkap Sejarahwan Lampung itu.

Winarko







Berita Terkait



Komentar