#hargapangan#beritalampung

Lonjakan Harga Pakan Ternak Bukan Pengaruh Produksi Jagung

( kata)
Lonjakan Harga Pakan Ternak Bukan Pengaruh Produksi Jagung
Telur ayam. Dok Lampost


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Lampung menilai kenaikan harga pakan ayam bukan dipengaruhi dari produksi jagung. Sebab, justru produksi jagung saat ini tengah meningkat.

"Pakan ayam memang didominasi bahan olahan jagung, tetapi kenaikan harganya bukan karena penurunan produksi jagung," kata Kepala DKPTPH Provinsi Lampung, Kusnardi, Senin, 4 Oktober 2021.

Dia mencatat, produksi jagung periode Januari hingga Juli 2020 mencapai 1.889.508 ton. Sementara pada 2021, produksi di periode yang sama meningkat menjadi 1.996.051 ton. 

"Hasil itu dari luas panen jagung seluas 297.711 hektar dan pada 2021 ini diprediksi mencapai 315.290 hektar," papar dia. 

Untuk itu, lonjakan harga pakan yang memicu naiknya harga telur ayam perlu didalami lebih lanjut. 

"Saat ini harga jagung jika dibandingkan dengan harga pakan tidak terlalu tinggi, karena kandungan jagung di makanan ayam itu hanya 50 persen dan dibandingkan bahan pakan lain harganya tidak seberapa," jelas dia. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar