#liwaair#beritalambar#pameran

Liwa Fair Ajang Edukasi Bagi Lambar

( kata)
Liwa Fair Ajang Edukasi Bagi Lambar
Bupati Lambar Parosil Mabsus saat menutup Liwa Fair, Sabtu, 28 September 2019 malam. Foto; Dok

LlWA (Lampost.co) -- Kegiatan Liwa Fair sebagai rangkaian HUT Lambar ke-28 merupakan edukasi bagi pembangunan Lambar kedepan.

Hal itu disampaikan oleh bupati Lambar Parosil Mabsus saat closing ceremony Liwa Fair di kawasan sekuting terpadu Liwa, Sabtu, 28 September 2019 malam.

Selain edukasi, kata Parosil, kegiatan Liwa Fair ini juga merupakan alat perekat dan pemersatu serta sebagai salahsatu ajang bagi masyarakat Lambar untuk upaya melestarikan budaya. Sebab melalui kegiatan ini berbagai seni dan budaya masyarakat bisa ditampilkan.

"Untuk mengisi pembangunan bukan hanya dilakukan disatu bidang saja akan tetapi diberbagai bidang. Karena itu kegiatan Liwa Fair ini merupakan media promosi potensi Lambar," ujarnya.

Dalam memajukan Lambar ini lanjut dia, pihaknya juga sangat menerima kritik dan saran yang membangun. Karena itu ia berpesan kepada para  generasi muda agar dapat meningkatkan inovasi serta mampu menunjukan kreatifitasnya. Ia juga meminta agar generasi muda bijak menggunakan medsos dengan tidak terpengaruh berita hoax supaya tidak ada pembunuhan karakter yang dapat menimbulkan permusuhan.

Hal ini disampaikan karena generasi muda merupakan estafet pembangunan kedepan. Sebab itu ia mengajak semua pihak meningkatkan kerjasama untuk promosi yang pintar dan cerdas.

Sementara itu, laporan asisten Bidang perekonomian dan pembangunan Sudarto, kegiatan Liwa fair dirangkai dengan berbagai acara antara lain pameran kopi, hari badak, lomba nyambai, solosong, musik gambus, fashion show, mewarnai, uji cita rasa kopi. 

Menurutnya jumlah pengunjung selama kegiatan berlangsung mencapai sekitar 78 ribu orang dengan pengunjung teramai ada pada lomba nyambai dan musik gambus.

Eliyah



Berita Terkait



Komentar