#Covid-19indonesia#Vaksin

Lima Ribu Wartawan Masuk Daftar Penerima Vaksin Tahap II

( kata)
Lima Ribu Wartawan Masuk Daftar Penerima Vaksin Tahap II
Ilustrasi: Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Wartawan dan pekerja media masuk dalam kelompok penerima vaksin Covid-19 pada tahap dua. Program ini dimulai di Jakarta dengan menyasar 5.000 orang.

 

"Mungkin 5.000 ini cukup untuk pekerja media dan wartawan di Jakarta dan sekitarnya. Jadi terkonsentrasi di situ dulu," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, dalam diskusi virtual 'Vaksinasi Tahap Kedua di Depan Mata', Selasa, 16 Februari 2021.

Menurut Nadia, vaksin untuk wartawan diberikan pada pekan ketiga Maret 2021. Kemenkes menunggu ketersediaan vaksin untuk penyuntikan sasaran ini.

Penyuntikan vaksin covid-19 untuk wartawan juga difokuskan di seluruh wilayah di Pulau Jawa dan Bali. Pasalnya, kasus aktif covid-19 di wilayah tersebut tertinggi.

Proses vaksinasi, kata Nadia, bekerja sama dengan Dewan Pers. Namun, teknis pelaksanaannya masih digodok.

Kemenkes rencananya menggelar vaksinasi untuk wartawan tidak melalui fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan ini akan dilakukan secara massal di lokasi tertentu.

"Mungkin nanti bisa kita buat vaksinasi yang sifatnya massal ya. Jadi pada waktu tertentu sesuai dengan jadwal yang sudah diatur dengan bersama Dewan Pers kita akan lakukan vaksinasi ini secara massal," jelas Nadia.

Kemenkes memulai vaksinasi tahap dua pada Rabu, 17 Februari 2021, dengan sasaran 38 juta jiwa. Tahapan ini dimulai di Pulau Jawa dan Bali serta ditargetkan rampung April 2021.

Pemerintah sudah mendata kelompok yang masuk dalam kategori prioritas pemberian vaksin tahap dua. Kelompok ini meliputi lanjut usia (lansia), pedagang pasar, tenaga pengajar atau pendidik, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah, dan aparatur sipil negara (ASN).

Personel keamanan, petugas pariwisata, pelayanan publik, dan pekerja tranportasi publik turut bakal divaksinasi. Atlet, wartawan, dan pekerja media juga menjadi bagian dari prioritas pemberian vaksin covid-19 tahap dua.
 

Winarko







Berita Terkait



Komentar