#beritalampung#beritalampungterkini#kesehatan#antisipasidbd#dbd#hidupsehat

Lima Puskesmas di Natar Giatkan Sosialisasi Antisipasi DBD

( kata)
Lima Puskesmas di Natar Giatkan Sosialisasi Antisipasi DBD
Tim dari lima puskesmas di Kecamatan Natar turun ke desa melakukan sosialisasi dan fogging untuk mengantisipasi lonjakan demam berdarah dengue (DBD). Lampost.co/Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Lima puskesmas di Kecamatan Natar, Lampung Selatan (Lamsel), terus menyosialisasikan ke masyarakatan di desa-desa untuk hidup bersih. Hal itu guna mengantisipasi lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) yang mulai menyerang masyarakat.

"Karena sudah ditemukan beberapa kasus di sebagian desa di wilayah kerja kami jadi harus lakukan fogging untuk mengantisipasi lonjakan kasus akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti," ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Hajimena Nessi Yunit, Selasa, 5 Oktober 2022.

Baca juga: Pembagian Bantuan Sembako di Pesawaran Masih Tunggu Data Penerima

Sementara Kepala UPT Puskesmas Brantiraya Evi Marlina mengatakan pihaknya rutin menurunkan tim ke lapangan untuk sosialisasi dan mengecek setiap rumah warga. Tujuan dari kegiatan supaya warga paham di mana tempat-tempat yang disenangi nyamuk berkembang biak.

"Masih banyak kami temukan barang bekas, seperti ban mobil yang terisi air hujan kemudian banyak jentik dan nyamuk berkembang biak. Setelah kami sampaikan, warga paham dan mengerti cara antisipasi supaya tidak ada tempat nyamuk berkembang biak," ujarnya.

Harapan dari kegiatan itu tidak ada lagi warga yang abai terhadap kebersihan. Hasilnya cukup baik karena angka kasus DBD perlahan turun.

Kepala UPT Puskesmas Sukadamai, Rudi Hendriyanto, menambahkan program semua puskesmas hampir sama melakukan sosialisasi ke masyarakat bagaimana caranya untuk hidup bersih terutama di lingkungan tempat tinggal mereka.

"Selama tiga bulan terakhir khusunya di lima desa wilayah kerja puskesmas kami hanya ada satu kasus DBD. Artinya, hasil kerja tim melakukan imbauan dan sosialisasi ke lapangan membuahkan hasil bagus," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar