#SELEKSIJABATAN#LELANGJABATAN

Lima Pejabat Hasil Seleksi Terbuka di Lampura Dilantik

( kata)
Lima Pejabat Hasil Seleksi Terbuka di Lampura Dilantik
Bupati Lampura, Budi Utomo melantik pejabat hasil seleksi  terbuka di Rumah Jabatan Kotabumi, Rabu, 14 Juli 2021. Istimewa


Kotabumi (Lampost.co) --  Lima pejabat hasil seleksi terbuka (lelang, red) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Utara diambil sumpah jabatan langsung oleh Bupati Lampung Utara H Budi Utomo di Rumah Jabatannya, Rabu, 14 Juli 2021.

Adapun lima pejabat yang dilantik tersebut diantaranya Ahmad Alamsyah sebagai Sekretaris DPRD. Sebelumnya, yang bersangkutan adalah Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung; Doni Ferwari Fahmi sebagai Kadis Kominfo sebelumnya Camat Kotabumi Utara; Eka Dharma Thohir sebagai Kadis Sosial, sebelumnya Camat Abung Semuli; Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Muzarin Daud, sebelumnya Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Bandar Lampung.

Kemudian, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Hairul Fadilla sebelumnya Pembantu Khusus di Inspektorat setempat.

"Saya minta kepada pejabat yang dilantik pada hari ini, untuk bekerja sungguh-sungguh. Segera lakukan konsolidasi internal agar penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan optimal, "terangnya.

Baca juga : 

Menurut bupati, pelaksanaan pelantikan itu tanpa undangan dan tidak dilakukan di tempat publik. Hal itu karena sifatnya mendesak.

 "Pelantikan ini dilaksanakan sebagai contoh kepada masyarakat cuma dihadir pejabat dilantik dan saksi. Karena penerapan prokes harus dilakukan nyata. Maka, jika semua ingat dan taat, insyaAllah semua akan sehat dan selamat,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pihaknya terus mengoptimalkan tugas dan kewenangan jajarannya dalam penanganan kasus covid-19. Pihaknya kini menitikberatkan kepada pencegahan potensi peningkatan kasus terkonfirmasi positif.

Orang nomor satu Lampura itu pun mengingatkan kepada jajarannya senantiasa memberikan edukasi kepada masyarakat, agar dapat bersama-sama mengampanyekan “GIAT” yaitu Gerakan Ingat dan Taat. “Ingat” berarti sadar bahwa pandemi covid-19 ini masih mengancam di wilayahnya.  Sedangkan “taat” adalah mematuhi segala apa yang menjadi kebijakan dan anjuran dari Pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan, melaksanakan vaksinasi, termasuk tidak membuat kerumunan atau mengumpulkan massa.

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar