Gurupendidikan

Lima Insan Pendidikan Dinobatkan sebagai Pahlawan Guru Pintar

( kata)
Lima Insan Pendidikan Dinobatkan sebagai Pahlawan Guru Pintar
Guru BK SMAN 10 Kota Bengkulu, Rendra Bimadinata pemenang Karya Video Terbaik, Kelas Guru Pintar saat sesi penyerahan hadiah virtual untuk karya terbaik Kelas Guru Pintar dan pemenang kompetisi Pahlawan Guru Pintar pada Selasa, 22 Desember 2020. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Aku Pintar menobatkan lima guru sebagai pahlawan guru pintar. Gelar tersebut diberikan kepada insan pendidikan terbaik dalam kompetisi yang dihadirkan bagi Komunitas Guru Pintar.

Kelima Pahlawan Guru Pintar itu adalah Nia Yuniarsih (guru SMP Negeri 139 Jakarta) dan Turheni Komar (guru SMA Negeri 5 Bekasi) dalam kategori pemanfaatan aplikasi Aku Pintar. Kemudian Dian Kurniawati (uru SMK Negeri 2 Banawa, Donggala, Palu) sebagai pemenang kategori 3T, Maria Bernadette Indah Kristiawati Prihatin (guru SMP Negeri 1 Nggaha Ori Angu, NTT) sebagai karya tulis terbaik dari Kelas Guru Pintar, dan Rendra Bimadinata (guru SMA Negeri 10 Kota Bengkulu) pada karya video terbaik.

CEO dan Co-Founder Aku Pintar, Lutvianto Pebri Handoko, menjelaskan kompetisi itu untuk memberikan dukungan dan apresiasi bagi guru yang aktif dalam menggunakan dan mensosialisasikan aplikasi Aku Pintar dalam KBM. Penilaian dilakukan atas dua kategori yakni kepada guru di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan non 3T.

"Sebagai penghargaan bagi semua guru yang mengikuti program dari Aku Pintar, hadiah berupa smartphone tidak hanya diberikan kepada pemenang kompetisi, namun kepada pemenang kelas guru pintar untuk karya tulisan dan video terbaik," kata Lutvianto.

Selain Komunitas Guru Pintar, Aku Pintar juga mengadakan program bagi orang tua siswa sejak Juli 2020, yaitu sharing online melalui sosial media Aku Pintar. Program tersebut diantaranya adalah curahan hari orang tua yang membahas masalah orang tua dan siswa, hingga mencari solusi dari narasumber, seperti psikolog. 

Kemudian program terbaru, pihaknya memiliki cerita ortu pintar dan cerita guru pintar. "Program itu mempertemukan orang tua dengan guru untuk mencari solusi dari permasalahan belajar anak yang dibahas dengan menarik," ujarnya.

Pemenang karya video terbaik, Rendra Bimadinata, mengatakan kelas video editing menjadi pengalaman yang menyenangkan. Dengan ilmu dan pengetahuan baru tentang video editing dari dua mentor yang merupakan sutradara film profesional dan konten kreator. 

"Sebelumnya saya hanya bisa mengedit video menggunakan aplikasi perekam layar di laptop. Namun setelah mengikuti kegiatan ini, saya memahami cara menggunakan aplikasi Kine Master untuk pengeditan video,” ujar Rendra.

Selain itu, dia juga menjadi lebih paham jika video bagian dari hiburan. Materi pembuatan video harus dipersiapkan, baik konsep, naskah, maupun pemilihan backsound. Tujuannya agar setiap penonton dapat menginterprestasikan cerita di video. 

"Dengan ilmu yang saya dapat dari kelas guru pintar ini, saya memulai channel YouTube kedua untuk mendukung profesi sebagai Guru BK. Hal paling membahagiakan bagi saya adalah karya video tugas akhir saya terpilih sebagai pemenang," pungkas Rendra.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar