#lampung#pesawaran#kemarau#krisisairbersih

Lima Desa di Pesawaran Krisis Air Bersih

( kata)
Lima Desa di Pesawaran Krisis Air Bersih
Ilustrasi. Dok/Lampost.co


Lima Desa di Pesawaran Krisis Air Bersih

Pesawaran (Lampost.co) -- Musim kemarau yang berkepanjangan mengakibatkan beberapa desa di Pesawaran mengalami krisis air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lima desa yang mengalami krisis air bersih tersebar di empat kecamatan.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan di Pesawaran ada 5 desa yang mengalami krisis air bersih selama musim kemarau dari Juni 2019 lalu. "Kalau di Pesawaran, ada 5 desa yang tersebar di 4 kecamatan yang sudah kami kirimkan air bersih. Di Kecamatan Way Lima satu desa, di Gedongtataan satu desa, Negerikaton 2 desa, dan Kedondong ada satu desa," ujarnya, Minggu, 3 Oktober 2019.

Dia mengatakan ada beberapa faktor yang mengakibatkan masyarakat di lima desa tersebut mengalami krisis air bersih. "Ya selain faktor alam, ada desa yang mengalami krisis air bersih karena faktor sosial atau sumber air yang biasa digunakan milik perseorangan dan saat ini diputus, yang mengakibatkan pasokan air bersih untuk masyarakat terputus," ujarnya.

Dia menambahkan guna memenuhi kebutuhan air bersih di 5 desa yang mengalami kekurangan air bersih, Pemkab Pesawaran telah mengirimkan air bersih menggunakan tangki air seminggu sekali.

"Kami masih berupaya mencari jalan keluar untuk jangka panjangnya seperti membangun sumur bor atau yang lainnya. Untuk jangka pendeknya kami sudah memberikan bantuan air bersih sehingga masyarakat dapat tetap terpenuhi kebutuhan air bersihnya," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesawaran, Mustari, mengatakan untuk saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk mengirimkan bantuan air bersih.

"Kmi telah berkoordinasi dengan PDAM Pesawaran, kemudian lingkungan hidup, dan PTPN Pesawaran karena mereka yang memiliki mobil tangki air. Kalau kita (BPBD) masih belum memiliki," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar