#korupsi#tipikor#dlhmetro

Lima ASN Jadi Saksi dalam Sidang Kasus Korupsi DLH Metro

( kata)
Lima ASN Jadi Saksi dalam Sidang Kasus Korupsi DLH Metro
Kasi Intel Kejari Kota Metro, Debi Resta Yudha. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Lima aparatur sipil negara (ASN) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Metro akan menjadi saksi dalam sidang korupsi yang terjadi di dinas pada 2020 pekan depan di Pengadilan Negeri Kelas I Tanjungkarang.  Sebelumnya, ada 25 saksi yang dimintai keterangan terkait kasus tipikor tersebut.

"Untuk jadwalnya Rabu, 20 September 2022. Nanti untuk pemanggilan dilakukan bertahap, untuk pekan depan lima ASN di DLH akan dimintai keterangan," kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Metro, Debi Resta Yudha, Jumat, 16 September 2022.

Dia menambahkan pada saat agenda pemeriksaan saksi tersebut nantinya semua akan mengungkapkan apa yang telah diketahui para saksi.  "Sidang ini nanti terbuka untuk umum. Jadi semua keterangan yang diminta hakim pasti akan terungkap," ujarnya.

Baca juga: Penggerebekan Arena Judi Koprok Diduga Bocor 

Dia menjelaskan, pada Rabu, 14 September 2022, telah dilakukan sidang pertama dengan agenda pembacaan surat dakwaan.  "Pada sidang pertama itu yang bersangkutan tidak mengelak. Untuk itu, pekan depan langsung dilanjutkan pemeriksaan para saksi," katanya.

Diketahui, sebelumnya Kejaksaan Negeri Metro merilis kerugian negara akibat dugaan korupsi pemeliharaan sarana dan prasarana persampahan di DLH Rp432.045.468. Angka tersebut muncul dari dari hasil audit BPKP Lampung.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar