#viruscorona#wabahcorona#rapidtest#beritalampung

Libur Panjang, Bandar Lampung Siapkan 5.000 Alat Tes Rapid untuk Pendatang

( kata)
Libur Panjang, Bandar Lampung Siapkan 5.000 Alat Tes Rapid untuk Pendatang
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengecek kesiapan posko perbatasan. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co): Menjelang hari libur nasional dan cuti bersama pada akhir Oktober 2020 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berlakukan pelaksanaan rapid test bagi siapa saja yang hendak memasuki wilayah kota berjuluk Tapis Berseri.

Kegiatan itu dilakukan pada posko pengawasan yang telah didirikan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung. Terdapat dua titik posko, pertama di pintu masuk arah Natar atau didepan Tugu Raden Intan dan satu lagi di depan pintu tol Kota Baru atau tepat didepan kantor Polsek Sukarame.

Pelaksanaan rapid test tersebut mulai diberlakukan pada Senin-- Selasa (26--27 Oktober 2020) untuk mengantisipasi meningkatnya pendatang dari luar menuju Kota Bandar Lampung, terutama saat libur panjang.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi mengatakan bahwa Wali Kota Herman HN pada hari ini, Minggu, 25 Oktober 2020, meninjau kesiapan posko pengawasan wilayah perbatasan.

"Hari ini Bapak Wali Kota juga selaku Ketua Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung, meninjau ke lokasi posko untuk cek personel, kelengkapan peralatan, sekaligus ikut pelaksanaan razia masker di bundaran Tugu Raden Intan," ujar Ahmad Nurizki.

Sebelum pelaksanaan kegiatan rapid test di posko perbatasan, anggota atau personel yang terdapat di tempat telah terlebih dahulu memberikan sosialisasi kepada warga mengenai kegiatan yang akan dimulai besok.

"Untuk posko sudah siap dan petugas juga mulai kemarin telah memberikan sosialisasi dan imbauan kepada warga, bahwa nantinya ketika akan memasuki wilayah kota harus terlebih dahulu dilakukan rapid test. Apabila pada pelaksanaan terdapat hasil reaktif, maka dianjurkan untuk balik arah dan tidak dapat masuk wilayah kota," ujarnya.

Untuk menunjang proses pengawasan, Satgas Covid-19 melalui Pemkot Bandar Lampung telah menyiapkan kurang lebih sebanyak 5.000 alat rapid test yang terbagi di dua posko tersebut.  

"Dalam setiap posko itu terdapat kurang lebih 17 personel yang terdiri dari TNI, Polri, PM, Dishub, Satpol PP, BPBD, dan petugas kesehatan. Mengawasi selama 2 hari 24 jam dengan sistem shift untuk meningkatkan pengawasan," kata dia.

Terkahir, Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung mengharapkan kesadaran masyarakat, terutama bagi warga Bandar Lampung dikarenakan kasus Covid-19 yang tengah melonjak saat ini.

"Kita harapkan kesadaran masyarakat lebih tinggi dengan bertambahnya data kasus di Bandar Lampung dan melalui kegiatan ini, agar semua dapat mematuhi anjuran Pemerintah," pungkasnya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar