#ASN#PNS

Libur Panjang, ASN dan Keluarga Dilarang ke Luar Kota

( kata)
Libur Panjang, ASN dan Keluarga Dilarang ke Luar Kota
Ilustrasi ASN. MI/Ramdani


Jakarta (Lampost.co) -- Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang berpergian ke luar kota selama libur Hari Isra Miraj Nabi Muhammad dan Hari Suci Nyepi. Larangan ini juga berlaku untuk seluruh keluarga ASN.

 

Larangan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan ke Luar Daerah Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Selama Libur Hari Isra Miraj Nabi Muhammad dan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 Dalam Masa Pandemi Covid-19. Kebijakan ini mulai berlaku sejak 10 hingga 14 Maret 2021.

"Larangan ini dikecualikan bagi ASN yang melaksanakan tugas dinas dengan memperoleh surat tugas dan ditandatangani minimal pejabat tinggi pratama atau kepala kantor satuan," isi surat edaran itu, Jakarta, Selasa, 9 Maret 2021.

Pengecualian ini juga berlaku untuk ASN yang terpaksa harus berpergian. Namun, wajib mendapatkan izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian di instansinya.

"Bagi pegawai yang melakukan perjalanan ke luar daerah wajib memperhatikan zona risiko penyebaran covid-19," bunyi surat edaran tersebut.

Kemudian, ASN wajib mematuhi aturan pembatasan keluar dan masuk orang yang ditetapkan daerah tujuan. ASN juga harus mematuhi protokol kesehatan dan persyaratan perjalanan orang.

ASN yang melanggar akan diberikan hukuman disiplin sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. ASN juga akan dikenakan sanksi seperti yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Winarko







Berita Terkait



Komentar