#lelangjabatan#beritalampura#mutasipejabat

Lelang Jabatan Sekkab Lampura Terancam Gagal

( kata)
Lelang Jabatan Sekkab Lampura Terancam Gagal
Ilustrasi. Foto: Google Images

Kotabumi (Lampost.co): Posisi sekretaris daerah dalam seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di Kabupaten Lampung Utara terancam gagal. Pasalnya, dari lima peserta yang mengikuti uji kompetensi hanya dua tersisa (kompeten), sementara dalam maklumat komisi aparatur sipil negara minimal tiga calon. 

Sesuai dengan pengumuman seleksi tahap kedua panitia seleksi (pansel) lelang jabatan di kabupaten tertua di Lampung itu, No. 800/20 Pansel JPT-LU/2020 per tanggal 16 Mei 2020. Sehingga pihak panitia hanya mengagendakan 2 jabatan eselon II saja yang melanjutkan ke tahap selanjutnya, yakni tes wawancara bagi peserta yang kompeten atau lolos seleksi uji kompetensi kepala Dinas Perdagangan dan kepala Dinas Lingkungan Hidup.

"Ya benar hanya dua JPTP saja yang melanjutkan pada tahap selanjutnya. Yaitu tes wawancara," kata Kepala Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lampura, Abdudahman kepada Lampost.co, Minggu, 17 Mei 2020.

Sementara untuk jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah, menurutnya berdasarkan hasil pengumuman panitia hanya dua berhasil lolos dalam pelaksanaan ujian kedua atau yang berkompeten itu. Sehingga pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan KASN terkait hasil tersebut.

"Akan berlanjut atau diulang, ini yang sedang kita tunggu arahan pusat terkait pelaksanaan lelang jabatan di kabupaten kita cintai ini," terangnya.

Pihaknya sampai dengan saat ini masih menunggu keputusan pusat, terkait kelanjutan lelang jabatan. Khususnya untuk mengisi posisi sekretaris kabupaten (sekkab) Lampung Utara, sehingga belum dapat memberikan keterangan rinci terkait hal tersebut.

"Kita masih menunggu. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan mendapatkan jawaban pastinya," tambahnya.

Peserta lolos dalam pelekanaan seleksi uji kompetensi sendiri, yakni peserta asal Tulangbawang Barat Lekok dan Kepala Diskop UMKM Lampura Dina Prawitarini. 

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar