#lampungbarat

Lelang Delapan Kendaraan Dinas Pemkab Lambar Tidak Ada Peminat 

( kata)
Lelang Delapan Kendaraan Dinas Pemkab Lambar Tidak Ada Peminat 
Lelang kendaraan dinas Pemkab Lambar tahun 2021 sepi peminat, Jumat, 19 November 2021. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Sebanyak 26 dari 34 item barang aset Pemkab Lampung Barat yang dilelang pada 17 November 2021 telah berhasil diuangkan hingga mencapai Rp894 juta atau 87% dari total nilai limit pelelangan.

Kabid barang milik daerah BPKD Lambar Nerpi Juarsah mengatakan dari 34 item barang milik daerah yang dilelang itu, sebanyak 26 lot telah berhasil diuangkan yang hasilnya mencapai Rp894,7 juta. Ia menjelaskan, ada delapan kendaraan dinas dan satu rongsokan tidak memiliki penawar dalam lelang yang dilaksanakan pada Rabu (17/11/2021). Menurutnya, lelang aset Pemkab yang dilaksanakan  melalui aplikasi https://www.lelang.go.id itu. Selain diikuti oleh masyarakat Lambar juga diikuti oleh peserta dari luar daerah.

"Dari 34 item yang dilelang, sebanyak 26 item diantaranya telah berhasil dilelang dengan peserta yang mengikutinya ada yang berasal dari Jakarta, Bengkulu, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Jawa Barat Jawa Tengah dan Sumatera Selatan serta dari Lambar sendiri," kata Nerpi.

Ia menjelaskan terdapat sembilan item barang yang belum laku atau tidak ada penawaran. Kesembilan barang yang tidak memiliki penawaran itu terdiri delapan kendaraan dinas dan satu rongsokan. Untuk kendaraan dinas yang tidak ada penawarnya itu nanti akan dikembalikan lagi ke masing-masing OPD untuk digunakan lagi. Sedangkan yang rongsokan akan ditempatkan di gudang barang yang sudah disediakan.

Nerpi menerangkan aset yang telah dilelang dan belum terjual itu tidak ada peminatnya. Rencananya, digelar lelang ulang pada 2022.

"Untuk aset yang belum laku nanti tahun 2022 akan dilelang kembali," ujar dia.

Nerpi menjelaskan, uang hasil lelang itu masuk dalam PAD. Kegiatan lelang aset daerah itu dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandar Lampung. Lelang itu terbuka untuk umum. Menurutnya, pihak yang dinyatakan telah melakukan penawaran dalam lelang pada 17 November 2021 maka dipersilakan untuk mengambil barangnya masing-masing dengan syarat menunjukkan bukti pelunasan.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar