#beritalampung#beritanasional#otomotif

Layanan Darurat untuk Konsumen yang Habis Masa Garansi

( kata)
Layanan Darurat untuk Konsumen yang Habis Masa Garansi
Foto: Dok/MKKSI


Jakarta (Lampost.co): Layanan purna jual menjadi salah satu pertimbangan konsumen dalam membeli mobil. Layanan purna jual yang prima akan menjamin rasa aman dan nyaman konsumen jika sewaktu-waktu kendaraannya mengalami masalah.

Terlebih, bagi pemilik yang masa garansi kendaraannya telah habis, pastinya akan merasakan khawatir ketika tiba-tiba kendaraan mengalami masalah saat di jalan.

Untuk itu, pelayanan purna jual yang melindungi semua konsumen termasuk layanan darurat menjadi salah satu hal penting yang bakal menjadi pertimbangan dalam membeli kendaraan.

Baca juga: Alokasi Pupuk Subsidi di Baliagung Lamsel Belum Cukupi Kebutuhan Petani 

Deputy Group Head Aftersales Strategy Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Adam Rachman, mengungkapkan program purna jual pihaknya hadirkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan layanan darurat demi rasa aman.

"Rata-rata per bulan, ada 500 sampai 600 case yang terjadi pada konsumen, dan rata-rata 51% datang dari konsumen non-garansi. Oleh karena itu, mereka harus membayar mandiri untuk layanan emergency," tuturnya.

Menyadari hal ini, PT MMKSI menghadirkan program New Extended 24 Hours Emergency Service Package (ESP), di mana program ini memberikan pelayanan darurat buat konsumen yang masa garansinya sudah berakhir.

Adapun untuk pembelian paket ESP tersebut, konsumen akan memperoleh Extended Smart Package dan New Extender 24 Hours Emergency Service. Layanan Extended Smart Package adalah gratis biaya jasa dan service 50 ribu kilometer ditambah 20 ribu kilomeer selama empat tahun ditambah satu tahun.

Sementara itu, layanan Emergency Service berupa penggantian ban, pengiriman bahan bakar, layanan derek, layanan jika kunci kendaraan tertinggal di dalam mobil.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar