#Kesehhatan#KoronaVirus

Larangan WNA Masuk Indonesia Berlaku Besok

( kata)
Larangan WNA Masuk Indonesia Berlaku Besok
Ilustrasi WNA ditolak masuk Indonesia. Medcom.id

Jakarta (Lampost.co) -- Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menerbitkan Permenkumham Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia. Larangan warga negara asing (WNA) untuk mencegah penularan virus korona (covid-19).

"Peraturan diberlakukan mulai 2 April 2020 pukul 00.00 WIB sampai dengan masa pandemi covid-19 berakhir yang dinyatakan oleh instansi yang berwenang," kata pelaksana tugas (Plt.) Direktur Dirjen Imigrasi Kemenkumham Jhoni Ginting melalui konferensi video di Jakarta, Selasa, 31 Maret 2020 malam.

Pemberlakuan aturan baru tersebut juga sekaligus mencabut dua beleid serupa terkait pembatasan keimigrasiaan yakni Permenkumham Nomor 7 Tahun 2020 dan Permenkumham Nomor 8 Tahun 2020.

Jhoni menyatakan dengan pemberlakuan aturan baru tersebut seluruh warga asing dilarang masuk maupun transit di wilayah Indonesia. Larangan berlaku untuk seluruh warga negara asing (WNA) dengan enam pengecualian, yakni pertama, pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap.

Kedua, pemegang visa diplomatik dan visa dinas. Ketiga, Orang asing pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas.

"Keempat, tenaga bantuan, dukungan medis, dan pangan. Hal ini didasari oleh alasan kemanusiaan," papar Jhoni.

Kelima, awak alat angkut baik laut, udara, maupun darat dan keenam, orang asing yang akan bekerja pada proyek strategis nasional.

Daftar pengecualian tersebut harus memenuhi tiga syarat. Yakni surat keterangan sehat dalam Bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan masing-masing negara.

Kemudian, yang bersangkutan telah berada 14 hari di wilayah/negara yang bebas covid-19. Terakhir, pernyataan kesediaan untuk dikarantina selama 14 hari oleh pemerintah Indonesia.

Permenkumham Nomor 11 Tahun 2020 juga mengatur mengenai izin tinggal WNA yang sudah tingal atau berada di Indonesia. Pemegang izin tinggal kunjungan (termasuk bebas visa kunjungan dan visa on arrival) yang telah berakhir dan/atau tidak dapat diperpanjang izin tinggalnya, akan diberikan izin tinggal keadaan terpaksa secara otomatis tanpa perlu mengajukan permohonan ke kantor imigrasi.

Sementara, pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap yang telah berakhir dan/atau tidak dapat diperpanjang lagi, akan diberikan penangguhan dan juga diberikan izin tinggal keadaan terpaksa secara otomatis tanpa perlu mengajukan permohonan.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar