#Covid-19#lapas#lapasrajabasa

Lapas Rajabasa Butuh 1.200 Alat Tes Antigen untuk Tracing

( kata)
Lapas Rajabasa Butuh 1.200 Alat Tes Antigen untuk <i>Tracing</i>
Kepala LP Kelas IA Bandar Lampung Maizar. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rajabasa Maizar mengaku sedang membutuhkan 1.200 alat rapid test antigen. Alat tersebut akan digunakan untuk melakukan tracing ke semua warga binaan.

Ia mengatakan, pihaknya menemukan 140 warga binaan dan enam pegawai terkonfirmasi positif covid-19. Hal itu memunculkan kekhawatiran bagi penghuni lapas lainnya.

"Mereka semua kan tinggal di satu lokasi jadi semua berpotensi tertular," katanya, Kamis, 27 Mei 2021.

Baca: Lapas Anak akan Dijadikan Tempat Isolasi Napi Positif Covid-19

 

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya telah menyiapkan dua blok untuk pencegahan penularan covid-19. Antara lain Blok B1 untuk narapidana yang positif covid-19, dan Blok B2 untuk karantina narapidana yang sekamar.

Meski telah dipisahkan, pihaknya khawatir ada warga binaan lain yang juga telah terinfeksi korona. Menurutnya semua penghuni lapas harus dilakukan pemeriksaan.

Ia berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bisa memberikan bantuan terhadap kebutuhan tersebut. 

"Apalagi kebanyakan ini tanpa gejala," ungkapnya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar