#Covid-19#Omicron#ppkm

Lamsel Siap Hadapi Potensi Penularan Omicron

( kata)
Lamsel Siap Hadapi Potensi Penularan Omicron
Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Kalianda. Lampost.co/Juwantoro


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) akan menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 04 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) luar Jawa-Bali yang berlaku hingga 31 Januari 2022.

"Tetapi kami masih menunggu instruksi Gubernur Lampung lebih dulu," ujar Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Lamsel, Badruzzaman, Selasa, 18 Januari 2022.

Menurut dia, Inmendagri memuat imbauan yang hampir sama dengan yang terbit sebelumnya. Penerapan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19 masih wajib diterapkan warga melalui pemakaian masker, mencuci tangan memakai sabun, menjaga jarak, menghindarj kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Baca: Prediksi Puncak Kasus Omicron Februari, IDI Lampung Ingatkan Prokes Ketat

 

"Selain itu, pintu utama Kantor Bupati Lamsel juga mulai diterapkan pemindaian aplikasi PeduliLindungi. Tujuannya agar dapat diketahui dan memastikan bahwa orang yang masuk telah divaksin," katanya.

Badruzzaman juga mengaku telah melakukan persiapan demi menghadapi potensi gelombang penularan varian baru covid-19 Omicron. Pihaknya mengeklaim telah menyiapkan ruang isolasi, tabung oksigen, dan tenaga kesehatan (Nakes) di rumah sakit.

"Untuk tempat isolasi lainnya seperti rumah susun sewa (Rusunawa) Kalianda. Jadi, sewaktu-waktu bisa digunakan jika rumah sakit penuh," kata dia. 

Sementara itu, Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, Harapan Putra menyebut telah menyiapkan tiga ruang isolasi dengan kapasitas tempat tidur 100 unit.

"Begitu juga dengan oksigen masih tersedia cukup banyak. Rinciannya, oksigen ukuran kecil (1 m3) sebanyak 19 tabung dan ukuran besar (6 m3) sebanyak 223 tabung," kata dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar