barangrampasankorupsi

Lamsel Bentuk Tim Urusi Barang Rampasan Hasil Korupsi

( kata)
Lamsel Bentuk Tim Urusi Barang Rampasan Hasil Korupsi
Ilustrasi. Dok. MI


KALIANDA (Lampost.co) -- Pjs Bupati Lampung Selatan, Sulpakar meminta kepada Sekretaris Kabupaten (Sekkab) setempat untuk membentuk tim guna mengurusi barang rampasan dalam perkara tindak pidana korupsi dan pencucian uang dengan tersangka mantan Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan.

"Jadi, harus ada tim yang mengurusi barang rampasan tersebut baik tim yang mengurusi lelang barang rampasan, tim untuk mengurusi barang rampasan di PT AMP, dan tim yang mengurusi mengenai koordinasi dengan DPRD tentang meminta persetujuan DPRD Lamsel," ujar dia, Selasa, 1 Desember 2020.

Menurut dia, barang rampasan dalam perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Mantan Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan sudah cukup lama diserahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Maka, harus segera dilaksanakan apakah mau dilelang atau hendak dijadikan aset daerah.

"Hal ini secepatnya kita bentuk saja timnya, agar barang rampasan tersebut bisa manfaatkan oleh Pemkab Lampung Selatan," katanya.

Lebih lanjut Sulpakar, menjelaskan untuk kendaraan yang tidak dapat dijadikan kendaraan dinas seperti mobil Mercy, dan motor Harley Davidson disarankan dilelang karena biaya operasionalnya cukup besar.

"Kalau tidak bisa dijadikan aset daerah misalnya untuk kedinasan lebih baik dilelang saja seperti mobil mercy dan motor Harley Davidson itu. Tapi, jika dimungkinkan bisa dijadikan aset daerahnya," jelasnya.

Kendati demikian, ungkap Sulpakar, untuk dapat melaksanakan hal itu tentunya Pemkab Lampung Selatan  dapat meminta persetujuan DPRD Lamsel.

"Bahkan, koordinasikan dengan Jaksa KPK dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara  dan Lelang (KPKNL). Sebab, barang - barang tersebut merupakan barang rampasan dalam perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang," ungkapnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar