#bencanaalam#BPBD

Lamsel Bentuk Tim Reaksi Cepat Tanggap Bencana

( kata)
Lamsel Bentuk Tim  Reaksi Cepat Tanggap Bencana
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan membentuk tim reaksi cepat tanggap bencana. Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi bencana alam seperti banjir, dan bencana alam lainnya.

"Tim reaksi cepat tanggap bencana kini juga telah melakukan aksi di Desa Ranggai Tritunggal, Kecamatan Katibung yang terdampak banjir," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan Dulkahar, Kamis, 16 Desember 2021.

Baca juga: Hujan Deras Disertai Angin Kencang Mendominasi Bencana di Lamsel

Menurut dia, langkah-langkah untuk mengurai banjir segera dilakukan oleh tim reaksi cepat tanggap bencana yang terdiri dari dinas/instansi terkait di Lampung Selatan.

"Alhamdulillah, tim reaksi cepat tanggap bencana yang dibentuk oleh Pemkab Lampung Selatan dalam rapat yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab Lamsel Eka Riantinawati belum lama ini, telah mulai melakukan aksi," katanya.

Dia mengimbau kepada warga Lampung Selatan untuk tetap tenang dan selalu meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana alam yang datang sewaktu-waktu.

"Kami berharap masyarakat Lampung Selatan tetap tenang dan selalu waspada. Apalagi, kini insitas curah hujan yang tinggi memang kerap terjadi pada Desember," tegasnya.

Sebelumnya, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Lamsel Eka Riantinawati, Kamis, 9 Desember 2021, ketika ditemui usai rapat pembahasan pembentukan tim reaksi cepat tanggap bencana, menyatakan tim reaksi cepat tanggap bencana terdiri dari beberapa dinas seperti Dinas Kesehatan, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas PU - PR, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

"Selain itu, kami juga melibatkan instansi lain seperti Polres, Kodim, Basarnas dan PMI. Karena, ini merupakan tim pemerintah daerah," katanya.

Lebih lanjut dia, menjelaskan pada intinya tim reaksi cepat tanggap bencana ini merupakan gerakan bersama dengan satu komando.

"Jadi, kami tidak hanya melihat satu bencana saja misalnya kebakaran yang bergerak hanya Damkar saja. Tapi, semua personil yang ada di dalam tim reaksi cepat tanggap bencana juga terlibat didalamnya," jelasnya.

Dia pula menyatakan, di dalam tim reaksi cepat tanggap bencana, pihaknya juga bentuk dua tim yakni tim penyelamatan dan tim kaji cepat.

"Nah, nanti rencananya sekretariat reaksi cepat tanggap bencana bergabung dengan Publik Service  Centere  one one nine (PSC 119) di Kalianda," kata dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar