#umkm#ekonomilampung

Pemprov Lampung Usulkan 94.432 UMKM Dapat Bantuan Produktif

( kata)
Pemprov Lampung Usulkan 94.432 UMKM Dapat Bantuan Produktif
UMKM. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sebanyak 94.432 usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Lampung diusulkan mendapatkan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) atau bantuan langsung tunai usaha mikro kecil dan menengah (BLT UMKM) tahap III. Bansos tunai tersebut senilai Rp1,2 juta setiap pelaku UMKM diberikan pemerintah sebagai stimulus di masa pandemi covid-19.

Data 94.432 UMKM tersebut tersebar di 15 Kabupaten/Kota se-Lampung dengan rincian Tulangbawang ada 231 UMKM, Tulangbawang Barat (1.825), Lampung Utara (18.326), Pesawaran (5.715), Lampung Selatan (1.854), Way Kanan (1.257), Mesuji (5.540), Tanggamus (11.189), Pringsewu (3.742), Pesisir Barat (6.465), Lampung Tengah (4.316), Bandar Lampung (9.026), Metro (3.758), Lampung Barat (3.823) dan Lampung Timur (17.365).

"Data usulan BPUM di Lampung 2021 berdasarkan surat usulan Kabupaten/Kota per tanggal 28 Juni 2021 ada 94.432 UMKM," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Samsurijal Ari, kepada Lampost.co, Senin, 5 Juli 2021.

Ia mengatakan pencairan bantuan tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat. Pihaknya hanya mengusulkan dari laporan 15 Kabupaten/Kota dan diajukan kepada Kementerian Koperasi dan UKM. Kemudian Kementerian yang mempunyai mencairkannya langsung kepada rekening masing-masing pelaku UMKM.

Aturan mengenai cara pengajuan BLT UMKM tertuang dalam Permenkop Nomor 2 Tahun 2021 pasal 8. Dalam aturan tersebut dijelaskan, masyarakat yang ingin mendapatkan BLT UMKM bisa mengusulkan diri kepada Dinas/Badan yang membidangi koperasi dan usaha mikro, kecil serta menengah di tingkat Provinsi. Nantinya usulan tersebut akan diteruskan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi kepada Kementerian.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar