koronacovid-19zonamerahsekolah

Lampung Timur Zona Merah, Semua Sekolah Ditutup

( kata)
Lampung Timur Zona Merah, Semua Sekolah Ditutup
Ilustrasi. Medcom.id


Sukadana (Lampost.co) --  Status Kabupaten Lampung Timur saat ini masuk zona merah Covid-19. Kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah mulai jenjang PAUD hingga SMA dihentikan sementara.

Hal itu ditegaskan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lamtim, Syahmin Saleh, Senin, 11 Januari 2021. Pihaknya meminta penundaan KBM tatap muka dipatuhi oleh semua jenjang pendidikan mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK.

"Hal itu dilakukan mengingat penyebaran Covid-19 masih terus berlanjut. Bahkan kini status Kabupaten Lamtim sudah masuk dalam zona merah Covid-19," kata dia.

Menurutnya, Pemkab Lamtim melalui Dinas Dikbud setempat resmi menunda kegiatan belajar mengajar (KBM) semester dua tatap muka. Penundaan kegiatan KBM tatap muka tersebut tertuang dalam surat edaran (SE) Kepala Dinas Dikbud, No.420/2111/03-SK.03/2020, tentang Edaran Penundaan KBM pada satuan pendidikan.

Dalam SE tertanggal 31 Desember 2020 itu disebutkan bahwa penundaan KBM tatap muka menindaklanjuti Surat Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamtim No.360/156/Satgas-Kab/XII/2020, tanggal 30 Desember 2020, tentang penundaan KBM di Kabupaten Lamtim.

“Berdasarkan rekomendasi dari Satgas Covid-19, maka KBM tatap muka semester dua di Kabupaten Lamtim resmi ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Syahmin.

Meski jenjang SMA/SMK merupakan kewenangan provinsi, lanjutnya, namun secara administratif lokasinya berada di wilayah Kabupaten Lamtim. Sehingga jika dipaksakan untuk tetap melaksanakan KBM tatap muka, maka tidak menutup kemungkinan bisa muncul klaster baru Covid-19 di Kabupaten Lamtim.

“Kami juga minta jenjang SMA dan SMK untuk menunda KBM tatap muka, dan untuk itu kami juga akan berkoordinasi dengan Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Lamtim dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung,” katanya.

Sementara dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Lamtim Nanang Salman Saleh mengatakan, hingga Senin, 11 Januari 2021, jumlah warga Lamtim yang terkonfirmasi Covid-19 sudah mencapai 324 atau bertambah lima orang lagi dari sehari sebelumnya.

Selain itu jumlah kasus meninggal dunia akibat Covid-19 juga mengalami penambahan satu orang lagi, sehingga jumlahnya kini menjadi 14 orang.

Winarko







Berita Terkait



Komentar