#PMK#iduladha

Lampung Lolos Zona Merah PMK

( kata)
Lampung Lolos Zona Merah PMK
Petugas memantau kesiapan vaksin hewan ternak di Pringsewu beberapa waktu lalu. (Istimewa)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Lampung memastikan Lampung bukan zona merah kasus penyakit mulut kuku (PMK). Zona merah adalah daerah yang banyak tertular PMK.

"Zona hijau bebas PMK. Provinsi yang merah 50 persen kabupaten di daerah itu terpapar PMK. Lampung tidak," kata Kepala Disnakkeswan, Lili Mawarti, Senin, 4 Juli 2022. 

Lili Mawarti mengatakan Lampung lolos dari zona merah karena persebaran PMK masih terkontrol. Tak sampai 50 persen dari seluruh kabupaten di Lampung.

Tapi, menurut Lili Mawarti, Lampung harus tetap waspada. Sebab PMK kini sudah menyebar di lima kabupaten. "Harus diantisipasi jangan sampai zona merah," terang Lili Mawarti.

Salah satu bentuk antisipasi itu adalah percepatan distribusi vaksin. Lampung sudah meminta kepada pusat sebanyak 925.579 dosis vaksin.

"Tahap pertama Lampung mendapatkan 37.000 dosis masih kurang 888.579 dosis," kata Lili Marwati.

Baca juga: Lampung Pastikan Tak Ada Kasus Baru PMK

Lili Mawarti menambahkan, sebanyak 79 persen dari 37 ribu dosis vaksin PMK sudah didistribusikan ke seluruh kabupaten.  vaksin yang ada 37 ribu dosis tersebut sudah terealisasi hingga 79%. Kota Bandar Lampung mendapat 102 dari target 300 dosis.

Lampung Tengah kebagian 6.255 dari target 7.200 dosis, Tulangbawang dapat 2.900 dari target 3.000 dosis, dan Mesuji mendapat 1.296 dari target 2.000 dosis. 

Lampung Selatan memperoleh 5.147 dari target 6.500 dosis,  Lampung Utara dapat 2.000 dari target 3.500 dosis, Lampung Barat kebagian 585  dari target 800 dosis, dan Lampung Timur target 4.500 dengan realisasi 1.960 dosis. 

Sementara untuk daerah yang telah 100% realisasi vaksin diantaranya Metro target 500 sudah terealisasikan 486 dosis, Tulangbawang Barat target 3.000 dan sudah selesai, Pesawaran target 1.000 dan sudah selesai, Pringsewu target 1.000 dan sudah selesai, Tanggamus target 1.000-an selesai, Pesisir Barat target 500 dan selesai, Way Kanan target 2.000 dan selesai. Kemudian, UPTD Pembibitan Sapi target 180 dan selesai serta UPTD BIBD Terbanggi target 20 dan selesai.

Lili Mawarti menjamin, hewan kurban yang dijual peternak berkualitas baik. Harganya pun masuk akal.

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar