#beritalampung#beritalampungterkini#covid-19#vaksin#vaksinasi#vaksinpfizer

Lampung Terima 236.340 Vaksin Pfizer dari Pemerintah Pusat

( kata)
Lampung Terima 236.340 Vaksin Pfizer dari Pemerintah Pusat
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung menerima 236.340 vaksin Pfizer dari Pemerintah Pusat. Kedatangan vaksin tersebut langsung disalurkan ke kabupaten/kota.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana menyatakan dari total vaksin yang diterima, terdapat tiga pembagian untuk membantu penyaluran. "Dari total vaksin tersebut dibagi ke tiga tempat, yakni Dinas Kesehatan kabupaten/kota 40.950 dosis, Polda Lampung 194.220 dosis, dan PT KAI Lampung 1.170 dosis," ujarnya saat dihubungi Lampost.co, Rabu, 2 November 2022.

Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 di Bandar Lampung Masih Tersedia 

Dia mengatakan untuk Dinas Kesehatan dibagikan ke 6 kabupaten/kota, yakni Bandar Lampung 10.530 dosis, Lampung Utara 1.170 dosis, dan Pringsewu 5.850 dosis. Kemudian Lampung Tengah 7.020 dosis, Tanggamus 10.530 dosis, dan Tulangbawang Barat 5.850 dosis.

"Dengan adanya tambahan dosis ini, kami bersama pihak lain, seperti Polda dan PT KAI, mempercepat penyaluran guna memaksimalkan vaksinasi ke masyarakat," katanya.

Kadinkes juga mengimbau masyarakat yang belum melakukan vaksin untuk bisa datangi pusat kesehatan masyarakat untuk melakukan vaksinasi. "Masyarakat bisa ke puskesmas nanti akan diarahkan. Karena memang meskipun kasus Covid-19 melandai, kita jangan acuh terhadap penyakit ini. Harus tetap menjaga diri," ujarnya.

Pemprov Lampung mencatat hingga kini penyaluran vaksinasi dosis satu telah mencapai 81,63% atau 6.170.321 orang, dosis dua 65,01% atau 4.914.358 orang, dan dosis tiga 26,04% atau 1.500.968. Untuk dosis empat bagi tenaga kesehatan 28,83% atau 10.263 orang.

Vaksin tersebut disuntikan ke sejumlah sasaran, di antaranya tenaga kesehatan dengan target 36.601 orang, petugas publik 409.854 orang, lansia 704.246 orang, masyarakat rentan dan umum 4.615.322 orang, remaja 880.203 orang, dan anak-anak 913.590 orang. Total keseluruhan ada 7.558.816 orang.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar