#CuacaEkstrem

Lampung Rawan Bencana Hidrometeorologi

( kata)
Lampung Rawan Bencana Hidrometeorologi
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada cuaca buruk. Lampostco/Zainuddin


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan aktivitasnya. Apalagi saat ini cuaca sedang buruk dan berpotensi terjadinya bencana alam.

Cuaca ekstrem tersebut sangat berpotensi menimbulkan bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor, hujan lebat disertai kilat/petir dan gelombang tinggi yang membahayakan pelayaran dan penerbangan. 

Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah yang rawan bencana hidrometeorologi. Bencana hidrometeorologi adalah fenomena alam yang terjadi berkaitan dengan lapisan atmosfer, hidrologi, dan oceanografi yang berpotensi membahayakan, merusak, dan menyebabkan hilangnya nyawa penduduk. Yang termasuk bencana hidrometeorogi adalah banjir, tanah longsor, angin puting beliung, badai es atau di Indonesia sering terjadi hujan es, bencana kekeringan, hujan yang sangat lebat dan lain-lain.

"Hampir semua wilayah kabupaten/kota di Provinsi Lampung rawan bencana hidrometeorologi. Tetapi bila melihat dari topografi wilayah yang signifikan yaitu wilayah Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesisir Barat," kata Kasi Data dan Informasi BMKG Kelas I Radin Inten II Lampung, Rudi Harianto kepada Lampost.co, Selasa, 19 Januari 2021.

Ia juga mengatakan semua pihak harus waspada dan siap siaga. Ia mengimbau kepada masyarakat dalam menghadapi puncak musim penghujan saat ini untuk selalu dan waspada terhadap dampak yang mungkin bisa ditimbulkan seperti, banjir, banjir bandang, genangan, tanah longsor dan juga angin kencang.

"Kita prakirakan puncak musim penghujan terjadi di bulan Januari hingga Februari 2021," katanya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar