pemprov

Lampung Raih Maturitas SPIP dan Kapailitas APIP Level 3

( kata)
Lampung Raih Maturitas SPIP dan Kapailitas APIP Level 3
Rapat Koordinasi Penyampaian Hasil Pengawasan, Penyerahan Sertifikat Maturitas SPIP dan Kapailitas APIP Level 3 Kepada Pemerintah Daerah serta Sertifikat CPIA di Ruang Command Center Diskominfotik Provinsi Lampung, Kamis, 2 Juli 2020. Dok ADPIM

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi Penyampaian Hasil Pengawasan Percepatan Penanganan COVID-19, Penyerahan Sertifikat Maturitas SPIP, dan Kapailitas APIP Level 3 Kepada Pemerintah Daerah serta Sertifikat Certified Practitioner of Internal Audit (CPIA) atau Praktisi Audit Internal Bersertifikat di Ruang Command Center Dinas Komunukasi Informasi dan Statistik Provinsi Lampung, Kamis, 2 Juli 2020.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang telah membimbing pendampingan yang secara terus menerus sehingga Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota meraih Maturitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) Level 3 dan Kapabilitas APIP Level 3. Untuk SPIP Level 3 meliputi Provinsi Lampung, Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Lampung Timur, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Lampung Selatan, Way Kanan, Kota Bandar Lampung dan Metro. Sementara untuk APIP Level 3 meliputi Provinsi Lampung, Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, Pesisir Barat, Tulangbawang, Way Kanan, Kota Bandar Lampung, dan Metro. Sisanya level 2.

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim mengapresiasi dan meyambut baik kepada BPKP yang telah memberikan penghargaan. Pihaknyapun terus berkomitmen melaksanakan tugas dan memberikan berbagai masukan penting mengenai penanganan Covid-19 bagi Provinsi Lampung. Hal tersebut sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan dan Realokasi Anggaran dalam rangka percepatan penanggulangan Covid-19.

Pemerintah Provinsi Lampung dan 15 Kabupaten/Kota telah menganggarkan dari APBD sebesar Rp1.45 triliun yang terbagi untuk Penanganan Kesehatan, Jaring Pengamanan Sosial, dan Pemulihan Ekonomi. Anggaran tersebut harus dapat direalisasikan dengan benar agar mampu memberikan manfaat yang optimal baik untuk penanganan kesehatan masyarakat, maupun membangkitkan kembali sektor ekonomi, sektor koperasi, dan sektor UMKM.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan sinergitas antar instansi dan lembaga terkait melalui SPIP yang handal agar tingkat kebocoran anggaran dapat dicegah sedini mungkin. Sebab, pengelolaan anggaran membutuhkan pengawasan yang tepat dan efektif," katanya.

Kemudian ia mengatakan sebagai salah satu unsur pengawas, APIP harus meningkatkan kompetensi dan integritas dan mampu bersinergi dengan berbagai pihak. APIP harus mampu memberikan Early Warning System (kemampuan dalam memberi peringatan pencegahan dini), lebih proaktif sehingga ketika terdapat suatu potensi masalah APIP harus mampu mencegah dengan penguatan tata kelola yang baik, transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung, Kisyadi mengatakan bahwa melalui SPIP Level 3 ini Pemerintah Daerah telah mampu melaksanakan praktik pengendalian internal dan terdokumentasi dengan baik. Sedangkan Kapabilitas APIP Level 3 mengandung makna bahwa APIP telah mampu menilai efisiensi, efektivitas, ekonomis suatu kegiatan dan mampu memberikan consulting (konsultasi) dan assurance (penjamin) pada tata kelola, manajemen resiko dan pengendalian internal. 

“Dengan adanya penghargaan ini  juga membuktikan bahwa Inspektur Provinsi dan Kabupaten Kota telah memperoleh sertifikasi profesi yang sangat dipelukan dalam peningkatan kapasitas internal auditor dalam menghadapi keadaan New Normal seperti sekarang,” katanya

 

Winarko



Berita Terkait



Komentar