#PONPAPUA#BERITALAMPUNG

Lampung Raih Dua Emas Cabor Senam Ritmik PON Papua

( kata)
Lampung Raih Dua Emas Cabor Senam Ritmik PON Papua
Pesenam Lampung Sutjiati K Narendra beraksi dalam nomor pita senam ritmik final perorangan serbabisa putri PON XX Papua di Istora Papua Bangkit, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis, 7 Oktober 2021. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT


Papua (Lampost.co) -- Pesenam Sutjiati Kelanaritma Narendra berhasil menyumbangkan dua medali emas untuk Provinsi Lampung dari senam ritmik di ajang PON XX Papua 2021, Jumat, 8 Oktober 2021. 

Berdasarkan informasi di website resmi PON XX Papua 2021, bertanding di Istora Papua Bangkit, gadis kelahiran Amerika Serikat, 13 Februari 2004, ini meraih poin tertinggi untuk nomor senam ritmik bola dan senam ritmik pita. Dia berhasil mengalahkan pesaingnya dari DKI Jakarta dan Jawa Barat. 

Untuk nomor ritmik bola, Sutjiati memperoleh poin 18.700 dan di ritmik pita 16.500 poin. 

Pesenam Pelatnas ini pun mengaku bersyukur dan tidak menyangka akan meraih medali emas di perhelatan olahraga terbesar tanah air ini. 

"Saya sangat speechles (tidak bisa berkata-kata), saya sangat berterima kasih kepada KONI Lampung, pelatih saya dan semua yang sudah memberikan support buat saya," ucapnya. 

Baca juga: Atlet Senam Lampung Diharapkan Raih Medali Emas di PON

Menurutnya, dengan berlatih setiap hari mampu membangun kepercayaan diri sehinggga dapat tampil maksimal. 

Selain meraih dua emas di final senam ritmik, Sutjiati mengaku sebelumnya juga telah menyumbangkan satu medali perak di nomor serba bisa perorangan (all around final). 

"Emas ini saya persembahkan buat keluarga saya, pelatih dan untuk warga Lampung," kata Sutjiati. 

Ia menambahkan, usai PON ia akan kembali berlatih untuk persiapan Sea Games yang direncanakan pada Maret 2022. 

Sementara itu, pesenam ritmik Lampung Tri Wahyuni meraih medali perak di nomor gada. Tri Wahyuni juga sebelumnya meraih medali perunggu di nomor serba bisa perorangan. 

Adapun perolehan medali di empat nomor senam ritmik; DKI Jakarta meraih dua emas (nomor simpai dan gada), satu perak (nomor bola) dan satu perunggu (nomor pita). Lampung dua emas (nomor bola dan pita) dan satu perak (nomor gada). Jawa Barat tiga perunggu dan Jawa Timur satu perunggu. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar