#operasipasar#ekbis

Lampung Pertimbangkan Operasi Pasar

( kata)
Lampung Pertimbangkan Operasi Pasar
Pedagang minyak goreng saat mengemasi barang dagangannya. Lampost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung mengatakan akan mempertimbangkan operasi pasar (OP) karena kelangkaan minyak goreng yang terus terjadi. Hal tersebut membutuhkan perhatian dan penilaian yang saksama. 

"Melihat langkanya minyak goreng dan harganya yang mahal, kami prihatin dan mempertimbangkan operasi pasar. Namun, fenomena ini secara global dan tak hanya Lampung saja yang alami," kata Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, di ruang kerja, Rabu, 1 Desember 2021. 

Baca juga: Pemkab Tuba Gelar Operasi Pasar Murah

Menyikapi hal tersebut, pihaknya masih harus memantau pergerakan ekonomi dan nilai inflasi di Provinsi Lampung. Fahrizal melanjutkan untuk mengantisipasi hal tersebut masyarakat bisa memanfaatkan Bazar Rebo yang dilaksanakan oleh dinas perindustrian dan perdagangan. 

"Masyarakat bisa manfaatkan kegiatan Bazar Rebo oleh Disperindag yang dilaksanakan setiap Rabu di pelataran parkir Kantor Disperindag. Di situ telah kami arahkan untuk meningkatkan stok sehingga aman," jelasnya.

Terpisah, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan jika kemungkinan besar akan dilaksanakan operasi pasar. Namun, penyelenggaraannya tidak menyeluruh di 15 kabupaten/kota. 

"Kami lihat daerah mana yang paling tertinggal. Jika memungkinkan, maka kami gelar Operasi Pasar untuk mengatasi permasalahan harga dan jelang Nataru," kata Arinal dalam kegiatan penyerahan DIPA dan TKDD tahun 2022 di Novotel. 

Ia juga mengimbau bupati/wali kota untuk mengajukan daerahnya jika memang terdampak dan berpotensi digelar operasi pasar. 
 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar