#digital#digitalisasidesa

Lampung Percepat Smart Village dengan Menghilangkan Blankspot

( kata)
Lampung Percepat Smart Village dengan Menghilangkan Blankspot
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi (PMDT) Lampung, I Wayan Gunawan. Lampost.co/Atika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi (PMDT) Lampung, I Wayan Gunawan, menyebutkan Pemerintah Provinsi Lampung memiliki tugas menjalankan program smart village melalui digitalisasi desa. 

"Pelaksanaan smart village berjalan tepat. Pemerintah pusat membuat smart village dengan melakukan sejumlah program, diantaranya pelatihan untuk operator desa," kata Wayan, saat kegiatan Lampung Post Membangun Desa di Era Digital, Selasa, 22 Maret 2022.

Untuk itu, Pemprov Lampung juga turun menjalankan program tersebut dengan melakukan pelatihan ke operator desa. 

"Pemerintah kabupaten/ kota juga harus melakukan pelatihan dengan menyisihkan anggaran. Sebab, pelatihan ini bisa untuk memajukan desa dan sedikit demi sedikit bisa dikenal keluar dengan memanfaatkan teknologi," ujarnya. 

Ia mengatakan terdapat 1.600 desa di Lampung yang tengah menjalankan program tersebut. Namun, memang saat ini masih ada desa yang terhalang dalam menjalankan smart village sebanyak 719 desa .

"Sinyal internet di 719 desa masih blankspot dan saat ini sedang kami atur mekanisme untuk menyelesaikan permasalahan ini," katanya.

Pihaknya turut mengundang operator telekomunikasi untuk melakukan survei guna memastikan kondisi desa. Selain itu, pihaknya sedang memetakan wilayah yang sulit hingga termudah. 

"Harapannya blankspot secara bertahap bisa diselesaikan, sehingga 2024 semua desa di Lampung terdigitalisasi," ujar dia. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar