#deflasi#inflasi

Lampung Deflasi 0,17 Persen

( kata)
Lampung Deflasi 0,17 Persen
Ilustrasi daya beli masyarakat. Medcom.id/M Rizal


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Indeks Harga Konsumen (IHK) Lampung turun dari 107,11 pada Maret menjadi 106,92 pada April 2021. Dengan demikian terjadi deflasi sebesar 0,17%.

Berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) April 2021 mengalami inflasi sebesar 0,53%, sementara inflasi year on year (yoy) April 2021 sebesar 1,75%.

"Dari sebelas kelompok pengeluaran, tiga kelompok mengalami deflasi, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami deflasi sebesar 0,82 persen; kelompok kesehatan 0,19 persen; dan kelompok perumahan, air listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,07 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Faizal Anwar, Senin, 3 Mei 2021. 

Baca: Tren Ekonomi Syariah di Lampung Terus Tumbuh

Sebaliknya, enam kelompok mengalami inflasi, yaitu kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang mengalami inflasi sebesar 0,50%, kelompok pakaian dan alas kaki 0,49%, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,34%, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,19%, kelompok transportasi 0,05%, dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,02%.

"Sementara, kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran tidak mengalami perubahan indeks," ujar dia. 

Dari dua kota pemantauan di Lampung pada April 2021, Kota Bandar Lampung mengalami deflasi sebesar 0,18%, dan Kota Metro sebesar 0,14%. 

"Inflasi Kota Bandar Lampung menempati peringkat ke-82 dan Kota Metro peringkat ke-79 dari 90 kota yang diamati perkembangan harganya," ujarnya. 

Kemudian, kelompok Makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil deflasi tertinggi, yaitu sebesar 0,24%. 

"Adapun subkelompok yang menjadi penyumbang deflasi tertinggi pada bulan April 2021 adalah subkelompok makanan yaitu sebesar 0,29 persen," tutup dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar