#cuaca#bmkg

Lampung Berpotensi Hujan 3 Hari ke Depan

( kata)
Lampung Berpotensi Hujan 3 Hari ke Depan
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi hujan lebat dan angin terjadi tiga hari kedepan. Dok BMKG


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap cuaca yang terjadi di berbagai wilayah Provinsi Lampung. Hujan lebat dan angin masih menjadi ancaman yang bisa terjadi tiga hari ke depan.

Kepala Sesi Data dan Informasi BMKG Kelas I Radin Inten II Lampung, Rudi Harianto menyampaikan prospek cuaca di wilayah Lampung berpotensi hujan dan angin kencang selama 18-20 Februari 2021.

"Secara umum wilayah Lampung dalam 3 hari ke depan diprakirakan berpotensi berawan dan hujan sedang di wilayah Lampung Bagian Barat, Selatan dan Tengah," katanya dalam laporan Kamis, 18 Februari 2021

Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada 18 Februari 2021 meliputi Pesisir Barat, Tanggamus, Lampung Barat, Pringsewu, Bandar Lampung, Pesawaran, Lampung Tengah, Metro, Lampung Utara, Way Kanan, Tulangbawang Barat,  Tulangbawang, dan Mesuji pada pagi, siang dan malam hari.

Sementara pada 19 Februari 2021 meliputi Tanggamus, Pringsewu, Lambar, Lampura, Pesibar, dan Pesawaran pada sore hari dan pada 20 Februari 2021 meliputi Pesibar, Lambar, dan Tanggamus pada sore hari.

Ia menjelaskan terpantau pumpunan massa udara (konvergensi) di sebelah selatan Lampung memanjang hingga ke Pulau Jawa. Arah angin di Lampung secara umum dari arah barat hingga utara. Kecepatan angin pada lapisan 3000 feet dalam 3 hari ke depan di wilayah Lampung umumnya cukup kencang berkisar antara 20 knots – 30 knots sehingga berpengaruh pada pergerakan massa udara di Lampung. 

Suhu muka laut berkisar antara 28 – 29 oC kecuali di perairan sebelah barat Lampung berkisar antara 29 – 30 oC. Anomali suhu muka laut secara umum berkisar 0 hingga -0,5 di perairan sekitar Lampung. Kelembaban udara relative terpantau signifikan pada lapisan 850 mb dan 700 mb (80 % - 100 %) umumnya di Lampung bagian barat dan selatan.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar