#cuacaekstrem#beritalampung#beritanasional#bmkg

Lampung Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem Kiriman dari Samudra Hindia

( kata)
Lampung Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem Kiriman dari Samudra Hindia
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Foto: Antara/Indrianto Eko

Jakarta (Lampost.co): Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem masih berpotensi melanda berbagai wilayah di Indonesia, salah satunya wilayah Lampung.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan cuaca ekstrem terjadi karena masuknya aliran udara basah dari Samudra Hindia, tepat di bagian barat Pulau Sumatra. Jalur masuk aliran udara basah itu berada di sepanjang ekuator.

"Sehingga, intensitas curah hujan di musim hujan ini dapat menjadi ekstrem lagi," ujarnya.

Cuaca ekstrem diperkirakan melanda Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan, Jambi, dan Lampung pada periode 5-10 Januari. Aliran udara basah dari Samudra Hindia bakal bergerak ke Pulau Kalimantan dan Sulawesi pada 10-15 Januari. Sementara wilayah Jabodetabek hingga 10 Januari 2020. Warga Jakarta dan sekitarnya diminta tetap waspada.
 
"Dari data terakhir dari analisis kami, diperkirakan atau diprediksi 5-10 Januari (cuaca ekstrem)," kata Dwikora di Kantor BNPB Jakarta Timur, Kamis, 2 Januari 2020.
 
Dwikorita memerinci wilayah terdampak cuaca ekstrem yakni bagian barat Sumatra dan beberapa wilayah Pulau Jawa. Jabodetabek masih masuk wilayah potensial dilanda cuaca ekstrem.
 
"Jadi fenomena ini dapat meningkatkan kembali intensitas curah hujan," kata Dwikorita.
 
Ia menjelaskan fenomena ini merupakan siklus dan diprediksi terulang lagi di akhir Januari sampai awal Februari.
 
"Jadi biasanya 3, 4, dan 5 hari dan diprediksi lagi terjadi di pertengahan Februari,” jelas Dwikorita.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar