#ppdb#zonasi#humaniora#beritalampung

Lampung Belum Siap Terapkan PPDB Zonasi

( kata)
Lampung Belum Siap Terapkan PPDB Zonasi
Ilustrasi (google image)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi dinilai belum siap diterapkan di Indonesia khususnya di Lampung. Sebab, dari berlakunya model pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2019 itu membuat sebagian besar sekolah sepi peminat. 

Pengamat Pendidikan, Herpratiwi menjelaskan berdasarkan hasil PPDB zonasi yang sepi peminat di berbagai sekolah tingkat SMA menunjukkan sistem tersebut belum dapat diterapkan. Kesiapan secara khusus yang perlu diperhatikan budaya dan mental guru dan calon siswa.

"Sistem zonasi ini yang harus dipersiapkan budaya dan mentalnya. Sebab, banyak guru yang tidak siap untuk menerapkan sistem ini. Padahal, sebenarnya sistem zonasi ini baik untuk pemerataan. Sehingga, siswa tidak menumpuk di satu sekolah saja," kata Herpratiwi kepada Lampost.co, Kamis (27/6/2019).

Menurutnya, disatu sisi zonasi itu memiliki kelebihan tersendiri. Dengan mencampurkan anak berprestasi dengan siswa yang kurang berprestasi. Sehingga, tidak ada kelas unggulan dan sekolah eksklusif. Namun, kesalahan lainnya juga terjadi pada penerapan kuota yang dilakukan. 

"Penerimaannya sedapatnya saja. Sebab, semua siswa punya hak yang sama untuk duduk di sekolah. Jadi, kalau zonasi disandingkan dengan sistem lainnya, maka hasilnya tidak cocok. Makanya, harus dicocok persentase zonasi dan jalur prestasinya," ujarnya.

Dia melanjutkan, peenambahan jalur prestasi dari 5% menjadi 15% secara khusus memiliki efek positif. Pengaruh itu terjadi untuk mengangkat anak yang tidak berprestasi menjadi berpresrasi. "Itu sangat tepat dengan teori kognitif anak akan meningkat dengan adanya teman sebaya yang sudah pintar terlebih dahulu," katanya.

Effran Kurniawan



Berita Terkait



Komentar