#viruscorona#viruskorona#beritalampung

Lampung Belum Ajukan Insentif Tenaga Medis Covid-19

( kata)
Lampung Belum Ajukan Insentif Tenaga Medis Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana. Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampost.co): Hingga saat ini Lampung belum mengajukan insentif tenaga medis penanganan covid-19. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, Jumat, 5 Juni 2020.

Jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung itu menjelaskan saat ini pihaknya masih menyiapkan dokumen yang diperlukan. Selain itu, pihaknya juga masih malakukan identifikasi dan menunggu laporan dari kabupaten/kota.

"Sampai saat ini Provinsi Lampung belum mengajukan ke pusat, teman teman layanan sedang mempersiapkan dokumen yang diperlukan," ujarnya saat dihubungi Lampost.co.

Sebelumnya, ia mengatakan jumlah tenaga kesehatan di Provinsi Lampung yang terlibat dalam penanganan Covid-19 ada 20.169 orang.  Antara lain, sebanyak 2.127 orang tenaga medis, 9.286 orang tenaga perawat dan 8.756 orang bidan.

"Untuk besaran yang diajukan akan menyesuaikan dengan peraturan menteri kesehatan 278 tahun 2020," kata dia.

Dalam peraturan tersebut Insentif untuk tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan Covid-19 di rumah sakit setinggi-tingginya sebesar Rp15 juta untuk dokter spesialis, Rp10 juta bagi dokter umum dan gigi, Rp7,5 juta bagi bidan dan perawat, serta Rp5 juta untuk tendis lainnya.

Sedangkan Insentif untuk tenaga kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) dan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKL-PP), dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, puskesmas, dan laboratorium yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan setinggi-setingginya sebesar Rp5 juta.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar