#PPPK#LAMPUNG

Lampung Ajukan 800 Formasi PPPK 2022

( kata)
Lampung Ajukan 800 Formasi PPPK 2022
Kepala BKD provinsi Lampung, Yurnalis saat diwawancarai jurnalis di kantor BKD Lampung, Kamis, 17 Februari 2022. (Foto: Lampost.co/Atika Oktaria)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengajukan 800 formasi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun anggaran 2022. Adapun bidang yang mendominasi yakni tenaga kesehatan dan tenaga pendidik.

"Tahun ini (2022) kami usulkan sekitar 800 formasi PPPK, dan harus diketahui bahwa ini merupakan usulan. Jadi, masih menunggu usulan 800 ini diterima atau justru berkurang," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Yurnalis, di ruang kerja, Kantor BKD Lampung, Kamis, 17 Februari 2022. 

Menurutnya, meski pada tahun ini Pemprov Lampung melaksanakan usulan perekrutan PPPK, bukan berarti Pemprov Lampung akan mengurangi tenga honorer yang sudah ada di lingkungan provinsi.

"Jadi, tenaga honorer tidak perlu risau. Usulan PPPK ini bukan berarti akan mengurangi porsi pekerjaan honorer di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sampai saat ini masih sama," kata Yurnalis. 

Baca juga: Metro Siap Usulkan Honorer Menjadi PPPK

Dia juga memastikan tidak ada pembukaan bagi tenaga honorer di lingkungan Pemprov Lampung. 

"Kami pasti usahakan tidak rekrut honorer lagi. Kami berdayakan yang sudah ada saat ini," jelas dia. 

Yurnalis menegaskan tahun ini pihaknya menggunakan sistem zero growth

"Iya jadi, tenaga honorer tidak perlu risau. Kami pakai sistem zero growth, tidak ada pengurangan dan tak ada penambahan," tegas dia. 

Pemprov Lampung mengaku hingga kini masih membutuhkan tenaga honorer untuk mengerjakan tugas yang tidak dilakukan oleh pegawai negeri sipil(PNS). 

"Pada prinsipnya ada tugas di pemerintahan ini yang tidak dikerjakan PNS. Misal, menjaga gedung atau kantor, menjadi petugas kebersihan dan sejumlah tugas lainnya. Itu tidak bisa dikerjakan PNS dan honorer sebagian disebar mengisi fungsi itu," katanya. 

Yurnalis menambahkan hingga saat ini, lingkungan Pemprov Lampung terdapat 3.576 tenaga honorer. 

"Sayangnya 3 ribu lebih honorer di Pemprov Lampung ini tidak bisa kami angkat jadi pegawai PPPK tanpa adanya seleksi," jelasnya. 

 Sehingga, untuk honorer yang mau menjadi PPPK harus melewati sejumlah seleksi salah satunya tes Computer Assisted Test (CAT). 

"Karena sampai saat ini belum ada usulan honorer bisa diangkat ke PPPK, jadi masih pakai sistem tes CAT. Semua ketat dan resmi," tegas dia. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar