#Pemkab#Lambar#Parosil

Lambar Patut Berbangga, Program Ayo PM, Rp 750 Juta per kelurahan jadi Program Nasional

( kata)
Lambar Patut Berbangga, Program Ayo PM, Rp 750 Juta per kelurahan jadi Program Nasional
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat bertemu Presiden RI Joko Widodo belum lama ini. (Dok.Humas Pemkab lambar/Lampost)

LIWA (Lampost.co) -- Masyarakat Lampung Barat Patut Berbangga, salah satu program yang di canangkan Pasangan  Bupati Parosil Mabsus-Mat Hasnurin yaitu bantuan dana kelurahan melalui program Ayo PM (Pembangunan Merata) yang nilainya mencapai Rp750 juta per kelurahan di Lampung Barat kini menjadi program nasional.

Jauh sebelum presiden RI Joko Widodo mengumumkan program bantuan dana kelurahan, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus yang pertama kali melakukannya di Lampung Barat pada Januari 2018 melalui program "Ayo PM". Dengan mengucurkan bantuan dana kelurahan yang diperuntukan bagi pembangunan fisik dan peningkatan pelayanan masyarakat di tingkat kelurahan. Bahkan program Ayo PM telah dibahas melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) ditingkat kecamatan, dan dituangkan dengan pembahasan rencana kerja pemerintah daerah ( RKPD) tahun 2019 serta di masukankan dalam RAPBD tahun 2019 yang kini tengah di bahas antara pihak eksekutif dan legislatif.

 "Pak presiden belum lama ini mencanangkan program bantuan kelurahan.  Alhamdullilah untuk Lampung Barat, Kita Punya Program Ayo PM ( Pembangunan Merata) tujuannya sama itu bantuan dana untuk setiap kelurahan," Kata Bupati Lambar, Parosil Mabsus kepada Lampung Post, dikediamannya, Selasa( 23/10/2018).

Menurut Parosil Program Bantuan kelurahan yang ia canangkan sejak bulan pertama memimpin Lampung Barat tepatnya Januari 2018 lalu yang nilainya mencapai Rp 750 juta per kelurahan tersebut tujuannya untuk selain menngkatkan pelayanan masyarakat di masing-masing kellurahan juga untuk melakukan pemerataan pembangunan. "Dari awal tujuan saya menggulirkan program Ayo PM, Kita ingin pembangunan merata. Kalau desakan ada dana desa, sementara kelurahan waktu itu belum ada," ujarnya.

Adanya wacana presiden menggulirkan dan Bantua  kelurahan, parosil menyebut itu merupakn bentum sinergitas antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam melangsungkan roda pembangunan. " sebagai bupati saya bersukur, artinya antara program yang saya canangkan sinergi dengan program pak presiden." katanya.

 

 

 

 

Aripsah



Berita Terkait



Komentar