#pemkab#lambar

Lambar Keluar dari Status Kabupaten Tertinggal

( kata)
Lambar Keluar dari Status Kabupaten Tertinggal
Bupati Lambar Parosil Mabsus saat menerima kunjungan Lampung Post di ruang kerjanya, Kamis, 10 Maret 2022. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) menyatakan sebanyak 40 dari 60 pekon mandiri di Lampung berada di wilayah Lambar. Penetapan itu berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah pusat pada 2021 lalu. 

Bupati Lambar Parosil Mabsus mengaku bangga atas keberhasilan tersebut. Dengan capaian itu, Lambar sudah keluar dari status sebagai kabupaten tertinggal. 

"Sebelum kepemimpinan saya, Lambar masih berstatus sebagai kabupaten tertinggal. Namun, dalam setahun kami bersama Bappeda bertekad melakukan berbagai terobosan program pembangunan untuk mengatasi ketertinggalan tersebut," kata Bupati, saat menerima audensi Lampung Post, di ruang kerjanya, Kamis, 10 Maret 2022.

Baca: Pemkab Lambar akan Bangun Rumah Sakit di Sumberjaya

 

Menurut Bupati, keberhasilan dalam meraih status sebagai pekon mandiri itu lantaran didukung tiga program yang sudah menjadi komitmen Pemkab. Yakni program kabupaten literasi, kabupaten tanggap bencana, dan kabupaten konservasi.

"Tiga indikator inilah yang berhasil meloloskan 40 pekon itu menjadi pekon mandiri," kata dia. 

Berdasarkan data hasil evaluasi tahun 2021, dari 131 pekon di Lambar, 40 di antaranya sudah berstatus mandiri, 61 berstatus maju, dan 30 pekon lainya berstatus berkembang.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar