#Vaksin#PMK#Lambar

Lambar Kekurangan 6.715 Dosis Vaksin PMK

( kata)
Lambar Kekurangan 6.715 Dosis Vaksin PMK
Suntik vaksin diberikan ke sapi di Lampung Barat. Lampost.co/ Eliyah


Liwa (Lampost.co)-- Jumlah ternak sapi di Lampung Barat yang telah divaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) dosis I telah mencapai 791 ekor dari total populasi ternak sapi sebanyak 7.505 ekor.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat Yudha Setiawan, Rabu (6/7), mengatakan Pemprov Lampung telah mendistribusikan vaksin PMK dosis pertama sebanyak 800 dosis. Vaksin tersebut telah direalisasikan 100%.

Ia menambahkan, jika melihat data populasi ternak sapi di Lambar yang jumlahnya mencapai 7.505 ekor dengan 791 ekor diantaranya telah divaksin maka jumlah sapi yang belum mendapat vaksin yakni masih sebanyak 6.714 ekor lagi. Ini artinya Lambar masih kekurangan vaksin PMK sebanyak 6.714 dosis lagi.

Ke-800 jatah vaksinasi PMK dosis I di Lambar itu telah disuntikan pada sapi sejak Senin (27/6) dan telah selesai pada Selasa (5/7). Untuk kekurangannya pihaknya akan mengusulkan tambahan kepada provinsi.

“Vaksinasi PMK dosis pertama untuk  800 sapi itu telah selesai dilaksanakan dan kini tinggal menunggu pendistribusian dosis keduanya lagi untuk ternak sapi yang sudah menerima dosis I," kata Yudha.

Baca Juga Lambar Klaim Nol Kasus PMK

Terkait kekurangan itu, kata dia, pihaknya akan mengusulkan vaksin tambahan secara bertahap. Pertama  pihaknya akan mengusulkan tambahan vaksin PMK sebanyak 300 dosis.

Vaksin PMK ini untuk sementara masih diutamakan bagi hewan ternak sapi. Hal ini dikarenakan sapi merupakan ternak yang rentan terserang PMK. Sehingga untuk melakukan pencegahan sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh ternak sapi itu maka dilakukan vaksinasi.

Dengan adanya vaksin ini maka diharapkan Lambar bebas dari kasus PMK pada ternak sapi.

"Kalau selama ini Lambar tidak memiliki kasus PMK dan melalui pemberian vaksin ini maka mudah-mudahan kedepan Lambar tidak ada kasus PMK," kata Yudha.

Dian Wahyu K






Berita Terkait



Komentar