#minyakgoreng#hargapangan

Lambar Butuh 18 Ribu Liter Minyak Goreng untuk Operasi Pasar

( kata)
Lambar Butuh 18 Ribu Liter Minyak Goreng untuk Operasi Pasar
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Lambar, Tri Umaryani. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) telah mengusulkan umlah kebutuhan minyak goreng untuk operasi pasar (OP) di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Lambar, Tri Umaryani menyebut pihaknya membutuhkan sebanyak 18 ribu liter minyak goreng untuk pelaksanaan OP di 15 kecamatan se-Lambar. 

"Sesuai dengan hasil rapat di provinsi, kami sudah mengusulkan kebutuhan minyak goreng untuk kegiatan OP," kata dia, Kamis, 17 Februari 2022.

Baca: Kelangkaan Minyak Goreng di Lampung Butuh Solusi Konkret

 

Meski begitu, ia mengaku belum bisa memastikan kapan usulan distribusi minyak goreng itu akan dipenuhi. 

"Tinggal menunggu jadwal dari distributornya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa terlaksana," kata dia. 

Menurutnya, kelangkaan minyak goreng disebabkan keterlambatan pendistribusian. Hal itu kemungkinan karena ada kebijakan baru yang membutuhkan penyesuaian.

Ia juga mengakui bahwa ketersediaan minyak goreng di toko ritel seperti Indomaret dan Alfamart saat ini sedang kosong. Bahkan, di sejumlah pedagang lainnya juga banyak yang tidak memiliki ketersediaan stok.

"Mudah-mudahan bisa segera menggelar OP minyak goreng karena saat ini ketersediaan minyak goreng di sejumlah pedagang ritel sudah lama kosong," kata dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar