#kecelakaan#lalulintas

Penyerahan Santunan Korban Lakalantas Turun 5%

( kata)
Penyerahan Santunan Korban Lakalantas Turun 5%
Kepala Cabang Jasa Raharja Lampung M. Zulham Pane (kiri) bersama Pemimpin Perusahaan Lampung Post Riza Mauludin, di kantor redaksi Lampung Post, Selasa, 11 Januari 2022. Lampost.co/Dominikus Widodo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Jasa Raharja Lampung menargetkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) pada 2022 hingga 5%. Upaya menurunkan lakalantas tersebut dilakukan dengan menggandeng masyarakat dan berbagai instansi lain.

"Penurunan angka lakalantas sebesar 5% sangat rasional mengingat Lampung terletak di pintu perlintasan Sumatera dan Jawa, baik yang melalui jalan lintas maupun jalan tol," kata Kepala Cabang Jasa Raharja Lampung M. Zulham Pane saat bersilaturahmi di kantor redaksi Lampung Post, Selasa, 11 Januari 2022.

Baca: Sopir Tangki Pelaku Tabrak Lari di Jalinsum Lamteng Jadi Tersangka

 

Tim Jasa Raharja Lampung diterima Pemimpin Perusahaan Riza Mauluddin.

Zulham Pane menyebutkan sejumlah upaya yang sudah dilakukan antara lain berupa pembagian helm gratis kepada para pengguna jalan bersama jajaran Polresta Bandar Lampung dan Polres Pesawaran. Selain itu, pemasangan papan peringatan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Gedung Gumanti, Tegineneng, Pesawaran, dan di Desa Harapanjaya, Kecamatan Seputihagung, Lampung Tengah. Juga pemasangan papan peringatan di dermaga Pulau Sebesi di Lampung Selatan dan waduk Batutegi di Tanggamus.

Ia menambahkan selama 2021 Jasa Raharja telah memberikan santunan Rp54,5 miliar dengan perincian untuk korban meninggal dunia Rp34,5 miliar dan untuk korban luka-luka Rp20 miliar. Sementara itu, ahli waris korban kecelakaan yang meninggal dunia rata-rata menerima santunan 1 hari 10 jam, lebih cepat dibandingkan 2020 yang rata-rata 1 hari 12 jam.

"Sedangkan untuk biaya penggantian perawatan korban kepada 61 rumah sakit se-Lampung yang sudah bekerjasama dengan Jasa Raharja sebesar 92,22% dari total korban luka-luka yang dirawat di fasilitas kesehatan," ujarnya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar